
Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali melakukan pemeriksaan kasus dugaan korupsi Chromebook, Kali tim dari Kejagung melakukan pemggeledahan apartemen Staf Khusus mantan Mendikbud Nadiem Makarim.
Anggota DPD RI Abdul Rachman Thaha mengatakan kasus dugaan korupsi Chromebook menjadi perhatian dan menjadi pemicu agar semua pihak bjsa untuk lebih jujur.
“Rasanya kita sudah percaya diri dan tidak meragukan lagi kinerja Jaksa Agung dalam pemberantasan Korupsi bukan isapan jempol yang di tunjukkan kepada rakyat Indonesia,” ujar ART, Senator dapil Sulawesi Tengah ini kepada Media, Jakarta, Rabu (28/5).
Menurut ART, Kinerja Kejaksaan Agung saat ini cenderung lebih baik dari KPK yang tidak sebanding dengan ekspektasi publik.
“Bagaimana dengan KPK sebagai lembaga ad interim (bersifat sementara) Kinerja lembaga tersebut tidak sebanding dengan ekspektasi publik. Jadi, sebagai bagian dari efisiensi anggaran, KPK sepatutnya ditutup saja,” tanya ART yang juga Sekjen Laskar Merah Putih ini.
ART menegaskan, langkah Ini bukan berarti untun mengendurkan semangat antikorupsi justru memperkuat kemurkaan terhadap para penggangsir uang negara kian menyala.
“Dan, kenyataannya, Kejaksaan Agung menjadi institusi penegakan hukum yang mampu menjawab kebutuhan kita untuk memburu koruptor,”’ ungkapnya.
ART menilai langkah selanjutnya bagaimana Mahkamah Agung dapat sanggup 'mengimbangi' keseriusan Kejaksaan Agung.
“Jika Kejaksaan Agung tebar jala seluas-luasnya dengan harapan koruptor dibenamkan sedalam-dalamnya, namun hakim menjatuhkan rata-rata hukuman hanya tiga tahunan, maka tentu itu akan memperlihatkan penegakan hukum kita yang hanya kencang di hulu namun kendur di hilir,” tambahnya.
Perlu Dipertahankan
ART mengingatkan, Presiden Prabowo pernah berujar agar koruptor dihukum lima puluh tahun penjara. Setengah abad dipenjara, tanpa pengurangan masa hukuman, dengan pembatasan gerak supermaksimal, terutama bagi pengelola negara, dahsyat itu!
“Saya khawatir saja jika mengganti Jaksa Agung Burhanuddin, ketika kerja Kejaksaan Agung sedang gas pol seperti sekarang justru akan menjadi titik balik bagi pemberantasan korupsi,” sebut ART
Dirinya berpandangan Burhanuddin perlu dipertahankan oleh Presiden Prabowo, dan kita menjaga bersama institusi Kejaksaan ini dalam hal pemberantasan Korupsi.
“Ancaman nyata bagi Kejaksaan telah terbukti lagi adanya pembacokan salah satu pegawai Kejagung, ini menandakan bahwa sinyal itu mulai ON ancaman bagi para Jaksa yang sedang membrantas Kasus Korupsi,” tegasmya,
ART menyakini Presiden Prabowo Selama mengembang amanah rakyat Momentum pemberantasan korupsi terus menyala
“Saya punya keyakinan Bapak Presiden Prabowo Selama mengembang amanah rakyat Momentum pemberantasan korupsi terus menyala dibawah Kepemimpinan seorang Jaksa Agung Burhanuddin yang kita tidak perlu lagi ragukan integritas beliau,” tandasnya,