
JAKARTA – PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) menyelenggarakan Program Guru Transformasional di wilayah Jakarta. Program ini diikuti 43 guru yang berasal dari 8 Sekolah Dasar.
Program dilaksanakan dalam kurun waktu 4 bulan dimulai pada awal bulan Mei lalu yang ditandai dengan Sesi Pembekalan secara daring yang dibuka oleh Kandil Dermawan, Head of Human Resource MAMI dan akan berakhir pada bulan Agustus mendatang.
Program Guru Transformasional hadir sebagai respons terhadap tantangan nyata pada dunia pendidikan, seperti keberagaman karakteristik siswa, kebutuhan akan pembelajaran yang relevan serta pentingnya peran guru dalam menciptakan ekosistem pembelajaran di kelas.
Program yang diinisiasi oleh MAMI dan berkolaborasi dengan Putera Sampoerna Foundation sebagai mitra pelaksana program, bertujuan untuk membekali guru dengan pengetahuan dan keterampilan untuk menciptakan pembelajaran bermakna, menarik dan kontekstual melalui implementasi pembelajaran diferensiasi dan pembuatan media pembelajaran digital.
“Pada waktunya, masa depan Indonesia berada di tangan anak-anak kita yang masih berada di bangku sekolah saat ini. Dan kami percaya dukungan bagi para guru melalui Program Guru Transformasional ini akan memberikan imbas positif yang luas, hingga menyentuh jutaan anak didik masing-masing guru.” Ucap Eveline Haumahu, Chief Marketing Officer MAMI, yang turut hadir pada kegiatan pelatihan pertama secara luring. (15/05).
Pelatihan pertama dilaksanakan secara luring pada tanggal 9 hingga 16 Mei 2025 bertempat di SDN Menteng Atas 21. Materi pelatihan yang diberikan adalah Pembelajaran Terdiferensiasi. Para peserta dilatih untuk memahami konsep, strategi implementasi pembelajaran, hingga melakukan lesson study di kelas model. Sesi lesson study ini membekali para guru peserta untuk dapat langsung menerapkan materi pelatihan di kelas secara autentik.
Nieken, seorang guru SDN Karet 01 yang merupakan salah satu peserta program menyampaikan jika pelatihan pertama yang diikutinya sangat berbeda dengan pelatihan yang pernah Ia ikuti di tempat lain.
“pelatihan ini membuat saya cepat paham akan materi pelatihan pembelajaran terdiferensiasi karena setelah pelatihan langsung praktik, jadi langsung terbayang cara implementasi di kelas secara langsung. Apalagi saya adalah guru model yang berkesempatan menerapkan strategi-strategi pembelajaran terdiferensiasi di kelas saya” ucap Nieken.
Selanjutnya para peserta melanjutkan pelatihan secara daring pada pelantar Guru Binar dengan topik pelatihan Media Pembelajaran Digital. Program akan diakhiri dengan kegiatan inaugurasi yang akan diselenggarakan secara luring di bulan Agustus mendatang.
“PT Manulife Aset Manajemen Indonesia menjadi manajer investasi terdepan karena karya talenta-talenta berkualitas di dalamnya. Dan talenta-talenta ini menjadi berkualitas karena peran para guru semasa kami duduk di bangku sekolah. Inilah saatnya kami kembali ke sekolah dan membalas jasa kepada pahlawan-pahlawan pendidikan.” tutup Eveline.