
Genre: Horor Supranatural
Sutradara: David Midell
Pemain: Al Pacino, Dan Stevens, Abigail Cowen, Ashley Greene, Patricia Heaton
Distribusi: XYZ Films
Durasi: 98 Menit
Tayang 6 Juni di seluruh XXI Indonesia
The Ritual berlatar belakang akhir tahun 1920-an di Earling Lowa, Amerika Serikat. Emma Schmidt (Abigail Cowen) tercatat mengalami kerasukan dan dilakukanlah ritual pengusiran setan (exorcism) oleh Pastor Theophilus Resinger (Al Pacino) pada Emma.
Kisah ini dikemas apik hingga menjadikan The Ritual sebagai salah satu film eksorsisme klasik, yang menampilkan kedalaman sisi emosional manusia secara gamblang.

Kasus kerasukan yang dialami Emma Schmidt tidak lantas membuat Emma dengan mudah diberi pertolongan spiritual. Diceritakan banyak gereja yang menolak kehadiran Emma serta ritual yang akan dilakukan oleh Pastor Theo, hingga satu gereja tua yang dipimpin oleh Pastor Joseph Steiger (Dan Stevens) menjadi satu-satunya tempat yang mengizinkan Emma datang hingga ritual bisa dilaksanakan.
Film ini menampilkan detail ritual pengusiran setan yang sebenarnya, ritual dilakukan tidak hanya sekali dalam sehari, namun berkali-kali yang membuat suasana gereja tua itu menjadi jauh lebih mencekam hingga entitas jahat yang menggerogoti tubuh Emma perlahan hadir ke permukaan.
Salah satu kekuatan film ini terletak pada akting memukau dari dua Pastor yang memiliki latar belakang sangat berbeda. Pacino dan Stevens berhasil membawa kedalaman emosional pada karakter mereka, bagaimana Pastor Joseph yang awalnya digambarkan tenang serta rasional, perlahan dihadapkan pada mimpi buruk entitas gaib yang menguji batas keyakinan akan kehadiran Tuhan.

Perlahan namun menegangkan, Sutradara menyajikan alur gelap yang mengguncang sisi emosional penonton; keputusasaan Emma sebagai wadah dari banyak entitas gaib yang sangat jahat, para penghuni gereja yang dihadapkan pada teror spiritual yang menelusup ke dalam pikiran, hingga suara-suara yang datang dari lorong-lorong gelap gereja setiap malam, seakan mengancam agar ritual dihentikan.
Film ini membawa kembali arti ritual, bukan sekadar pembacaan doa pengusiran setan, namun proses dan pengaruhnya pada orang-orang yang berperan sangat tergambarkan dengan detail dan rasional.
Ritual dalam film ini bukan hanya sebuah proses transformasi yang menyakitkan bagi sang korban kerasukan, tapi juga bagi para penghuni gereja yang perlahan ikut terseret ke dalam pusaran kegelapan. Masing-masing karakter memikul beban yang mereka sembunyikan dari dunia luar, dan entitas jahat tahu persis bagaimana menggunakannya.
The Ritual bukan horor sembarangan. Ia menghantui—bukan karena hantu, tapi karena terlalu dekat dengan ketakutan kita sendiri, karena diambil dari kisah nyata Emma Schmidt yang dirasuki beberapa entitas sekaligus hingga kasusnya menjadi referensi banyak karya fiksi eksorsisme yang kita kenal saat ini. (AYN)