Perpusnas dan KOWA Gelar Talkshow Speaktacular: Dorong Anak dan Remaja Berani Menulis Lewat Literasi

FAZ • Monday, 19 May 2025 - 09:23 WIB

JAKARTA – Perpustakaan Nasional RI (Perpusnas) bekerja sama dengan Kelas Olah Wicara Anak (KOWA) dan Parentsea menggelar talkshow literasi bertajuk Speaktacular pada Minggu (18/5/2025), bertempat di Ruang Perpustakaan Anak, Lantai 7, Gedung Perpusnas RI. Acara ini juga menjadi bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun ke-45 Perpusnas.

Talkshow ini mengangkat tema membedah buku “Zetta”, karya terbaru dari penulis muda berbakat, Dea Ramzie (15). Dalam peluncuran buku keduanya dan karya nonfiksi pertamanya, Dea berbagi pengalaman kreatif di balik proses penulisan. Ia mengaku menuangkan inspirasi dari aktivitas sehari-hari yang dipadukan dengan imajinasi pribadi.

“Buku ini diambil dari aktivitas sehari-hari dan dicampur dengan ide-ide sendiri,” ujar Dea.

Empat narasumber utama hadir dalam acara ini, yaitu Dea Ramzie dan sang ibu, Rina; Konselor Parentsea Pramudya Aya; serta Coach KOWA Dyah Sugiyanto yang turut membimbing Dea dalam pengembangan kreativitas menulisnya.

Coach Dyah menuturkan, meski Dea berkepribadian introvert, ia berhasil menemukan ekspresi diri melalui konten YouTube dan dunia kepenulisan. 

“Public speaking itu dimulai dari literasi dan gagasan. Dea telah menunjukkan komitmen luar biasa selama tiga tahun belajar bersama KOWA,” kata Dyah.

Sementara itu, Pramudya Aya menjelaskan bahwa aktivitas menulis dapat menjadi bentuk terapi yang efektif, khususnya bagi anak dengan karakter introvert. Menulis memberi ruang aman bagi mereka untuk menuangkan perasaan dan ide kreatif.

Acara Speaktacular juga dimeriahkan dengan pertunjukan bakat anak, permainan interaktif, door prize, dan sesi diskusi mengenai pentingnya literasi dalam membentuk karakter serta menjaga kesehatan mental anak dan remaja.

Dalam sambutannya, perwakilan Perpusnas RI menegaskan pentingnya menjadikan perpustakaan sebagai ruang tumbuh yang nyaman dan inspiratif.

“Perpustakaan adalah rumah peradaban. Kami ingin anak-anak merasa bahwa ini adalah rumah mereka tempat belajar, berkarya, dan bermimpi,” ujar perwakilan Perpusnas.

Dengan kolaborasi ini, Perpusnas dan KOWA berharap dapat mendorong lebih banyak anak dan remaja di Indonesia untuk tidak ragu menulis dan mengembangkan potensi diri sejak dini. (NYM)