
Jakarta-- Menunaikam ibadah haji menjadi kewajiban bagi unat islam ke tanah suci bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan menggunakan sarana haji khusus yang memiliki banyak kelebihan melalui biro perjalanan -travel haji - unroh.
Dalam upya meningkatkan akses bagi calon jamaah yang berniat mendaftarkan haji khusus Sahid Tour bersama dengan Small Medium Entreprise Group (SMG) Bank Syariah Indonesia (BSI) melakukan tanda tangan kerja sama dalam pemasaran produk haji dan umrah kepada nasabah BSI. Sahid Tour juga bekerja sama dengan Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS), guna memasarkan produknya kepada anggota dan nasabah LKMS untuk mempermudah mendapatkan porsi haji khusus.
Vice President Sahid Group sekaligus Presiden Direktur Sahid Tour, Hariyadi BS Sukamdani mengatakan langkah ini sebagai upaya menjangkau jamaah di tengah persaingan ketat travel haji-unrah.
"Ini menjadi bagian upaya kami menjangkau lebih banyak jamaah di tengah persaingan ketat travel haji-umrah," ujar Hariyadi BS Sukamdani, dalam keterangan persnya, Rabu (14/5/2025).
Menurut Hariyadi, untuk ibadah haji, semua negara sama-sama mendapatkan kuota haji dan lebih ketat. Sementara umrah kuota lebih luas dan tak dibatasi layaknya haji.
"Kami memberikan layanan haji dan umrah sudah sejak 32 tahun lalu. Ini beda dengan bisnis kami yang lain misalnya hotel. Ini hubungan lebih khusus dengan customer. Kami harus melakukannya dengan low profile, hati-hati, karena tanggung jawabnya besar agar customer bisa khusyuk dalam beribadah," jelas Hariyadi.
Direktur Sahid Tour, Hari Prakoso, menambahkan, sebelum bermitra dengan SMG BSI, Sahid Tour telah menjadi mitra BSI melalui Islamic Ecosystem Solution (ISE) yang dimulai kerja samanya dengan BSM (nama BSI dulu) sejak 2008 dan dilanjutkan dengan BRI Syariah dan BNI Syariah.
Sebagai realisasinya, lanjut Hari Prakoso, Sahid Tour telah bekerja sama dengan salah satu nasabah BSI, yaitu Koperasi Pegawai Pertamina EP (KOPPEP).
Menurut Hari Prakoso, alasan kerja sama dengan BSI ini karena Sahid sudah sejak awal dilakukan Sahid bahkan sebelum BSI lahir atau saat masih bernama BSM. "Kita kerja sama juga dengan koperasi, dengan KBIH, kita juga kerja sama. Termasuk peningkatan pelayanan untuk mendisiplinkan menabung haji," cetusnya.
Hari Prakoso melanjutkan, pada hari ini kerja sama telah direalisasikan dengan pendaftaran calon haji yang akan berangkat dengan Sahid Tour. Pendaftaran difasilitasi KOPPEP bekerja sama dengan BSI Cabang Thamrin, dengan diserahkannya secara simbolis BPIH dan hadiah kepingan logam mulia kepada pasangan anggota KOPPEP.
"Kami meyakini skema ini akan memberikan manfaat bagi semua pihak dan membuka peluang lebih luas bagi calon jamaah haji untuk mewujudkan niat sucinya melalui solusi keuangan syariah yang terstruktur," tambahnya. .
SVP SME Business BSI, Risqi Widayat, menyatakan, ekosistem haji-umrah sangat besar sehingga wajar bila BSI menggandeng Sahid Tour.
"Demand sangat tinggi. Kolaborasi dengan Sahid Tour untuk membantu jamaah haji, memudahkan dalam biaya, proses, dan akses untuk beribadah haji," ujar dia.
Penuruman Jumlah Jamaah
Disisi lain, Direktur Sahid Tour, Hari Prakoso juga mengatakan siruasi ekonomi saat ini yang tidak menentu termasuk badai PHK mempengaruhi jumlah masyarakat yang mendaftar untuk perjalanan haji dan umroh.
“Penuruan itu mencapai rata- 10 persen dan pada tahun lalu adalah yang tertinggi mencapai 40 persen dan hal hampir dialami oleh semua travel. Salah satu indikator adalah penundaan pembayarn pelunasam,” ujar Hari.
Hari menjelaskan strategi yang digunakan adalah dengan kerja sama melalui berbagai kemudahan pembayaran dengan cara cicilan.
“ Langkah ini dilakukan adalah program ekspektasi lunas, dengan cicilan tabungan, termasuk penggunan skema tabungan emas,” ungkapnya.
Hari berharap pada tahun depan, target berangkatkan 400 jamaah haji khusus dapat tercapai dengan baik.
“ Pada tahun ini, Sahid tour berangkatkan 200 jamaah, Insya Allah tahum depan bisa berangkatkan 400 Jamaah dari haji khusus ke tanah Suci,” tandasnya.