Menteri LH Tinjau PT RAPP, Dorong Keseimbangan Ekonomi dan Lingkungan

FAZ • Sunday, 11 May 2025 - 21:19 WIB

PELALAWAN — Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq melakukan kunjungan langsung ke fasilitas PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) di Kabupaten Pelalawan, Riau, untuk meninjau pengelolaan limbah sekaligus merespons keluhan masyarakat terkait dugaan bau tak sedap yang berasal dari kawasan industri tersebut.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Hanif menyatakan bahwa Kementerian Lingkungan Hidup akan menindaklanjuti aduan masyarakat yang merasa terganggu oleh bau dari limbah industri. 

"Aspek kebauan ini sedang didalami oleh Deputi Penegakan Hukum KLH untuk memastikan apakah sudah sesuai dengan baku mutu yang berlaku," ujar Hanif seusai kunjungan di PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) di Kabupaten Pelalawan, Riau, Minggu (11/5/2025).

Lebih lanjut, Menteri Hanif mengungkapkan bahwa terdapat 10 landfill di kawasan industri RAPP. Dari jumlah tersebut, tujuh landfill telah mendapatkan izin resmi penutupan dari KLH, sementara landfill ke-8 masih dalam proses finalisasi yang ditargetkan selesai dalam minggu ini. 

“Landfill ke-9 masih aktif digunakan dengan kapasitas tersisa sekitar 140 ribu ton, dan satu landfill baru juga telah mulai beroperasi,” ucapnya.

Meskipun secara umum pengelolaan limbah RAPP dinilai masih dalam batas wajar, Menteri Hanif tetap menegaskan bahwa tim khusus akan diturunkan untuk mengecek kualitas tanah dan air guna memastikan tidak ada dampak negatif terhadap lingkungan dan perkebunan masyarakat sekitar.

"Langkah ini penting agar informasi yang sampai ke masyarakat tidak bias. Kami ingin memastikan apakah benar ada hubungan antara landfill dan terganggunya pertumbuhan kelapa sawit milik warga," jelasnya.

Di luar isu teknis, Menteri Hanif juga mengapresiasi komitmen RAPP terhadap konservasi lingkungan dengan menjaga kawasan konservasi seluas 350.000 hektare. Ia berharap ke depan RAPP dapat meningkatkan status Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan (Proper) dari biru menjadi hijau pada tahun ini.

Selain itu, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pihak swasta untuk mendukung target nasional penyelesaian masalah sampah pada 2029. 

"Mudah-mudahan dengan kerja keras Bupati Pelalawan yang masih muda dan dukungan RAPP, daerah ini bisa menjadi contoh pengelolaan lingkungan yang baik," tutupnya.