Kolaborasi UMB dan Disdikbud Lebak Asah Jiwa Wirausaha Santri PP Daarus Sunnah Rangkasbitung

ANP • Wednesday, 7 May 2025 - 15:40 WIB
Foto Bersama Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lebak, Pimpinan PP Daarus Sunnah, Pimpinan SMAN 2, Kaprodi, Dosen dan Mahasiswa Akuntansi FEB UMB pada pembukaan acara kegiatan PKM UMB

Rangkas Bitung – Universitas Mercu Buana (UMB) kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi muda yang mandiri dan peduli lingkungan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema “Pembuatan Produk Ramah Lingkungan sebagai Langkah Awal dalam Mempersiapkan Wirausaha Mandiri”. Pembukaan kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 23 April 2025, di aula SMAN 2 Rangkas Bitung, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lebak. Selanjutnya pelaksanaan acara kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ( PKM ) bertempat di Pondok Pesantren Daarus Sunnah Rangkasbitung Lebak Propinsi Banten.
 

Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lebak Gugun Nugraha S.Pd., M.Pd saat memberikan sambutan pada acara kegiatan PKM UMB.
 
Pembukaan acara ini turut dihadiri oleh Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lebak, Bp. Gugun Nugraha, S.Pd., M.Pd., serta Kepala Sekolah SMAN 2 Rangkas Bitung, Bp. Wahyudi Widodo, M.Pd., dan Pimpinan Pondok Pesantren Daarus Sunnah Bp. Ustadz Jamal bin Masta. Kegiatan resmi dibuka dengan sambutan hangat dari Ketua Panitia, ibu Dr. Hari Setiyawati, Ak., M.Si., yang menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan tinggi, sekolah menengah dan pondok pesantren dalam membangun kompetensi siswa dan santri.


 

Penandatanganan Dokumen Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat oleh Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lebak Bp. Gugun Nugraha S.Pd., M.Pd, Pimpinan Pondok Pesantren Daarus Sunnah Rangkasbitung Bp. Ustadz Jamal bin Masta dan Kaprodi Akuntansi FEB Universitas Mercu Buana Ibu Dr. Hari Setiyawati, SE, Ak, M.Si, CA

Dalam sesi wawancara, Bp. Gugun Nugraha menyampaikan harapannya agar program ini bisa terus berlanjut dan menjangkau wilayah yang lebih luas. “Saya berharap kerja sama ini terus berlanjut. Dengan adanya PKM ini, semoga dampaknya tidak hanya dirasakan oleh SMAN 2 dan pondok pesantren, tapi juga bisa meluas ke daerah lain, seperti Sawarna yang saat ini belum banyak tersentuh program serupa. Kami ingin UMB hadir di sana, agar masyarakat setempat juga dapat merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Kegiatan ini melibatkan sejumlah dosen dari Universitas Mercu Buana yang tergabung dalam Tim Pengabdian kepada Masyarakat di PP Daarus Sunnah Rangkasbitung yang dihadiri oleh:

  • Dr. Hari Setiyawati, Ak., M.Si
  • Dr. Muhyarsyah.S.E.,M.Si
  • Taufik Akbar, S.E., M.Si. Ph.D
  • Dr. Ronny Andesto, S.E., M.M.
  • Muhammad Laras Widyanto, S.E., M.M. Ak, CA
  • Sabarudin Muslim, S.E., M.Si
  • Panji Putranto.S.E.,M.Ak.

Sebanyak 16 orang ustadz dan santri Pondok Pesantren Daarus Sunnah Rangkas Bitung tampak antusias mengikuti pelatihan yang dipandu langsung oleh Dr. I Gusti Ayu Arwati, MT, dosen Universitas Mercu Buana yang telah berpengalaman dalam bidang kewirausahaan dan lingkungan. Para peserta dibimbing untuk membuat produk ramah lingkungan seperti pembersih dan hand soap alami, sebagai bekal awal menuju wirausaha berbasis keberlanjutan.

Selain memberikan pelatihan teknis, kegiatan ini juga bertujuan menanamkan kesadaran akan pentingnya menciptakan nilai tambah dalam berwirausaha, tidak hanya dari sisi ekonomi tetapi juga tanggung jawab terhadap lingkungan. Beberapa siswa bahkan telah mulai menyusun rancangan ide bisnis mereka sendiri berdasarkan produk yang mereka pelajari hari itu.

Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa membangun jiwa wirausaha tidak melulu soal mencari laba, namun juga menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan alam. UMB dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lebak membuktikan bahwa lewat sinergi pendidikan dan kepedulian lingkungan, masa depan yang lebih mandiri dan lestari bukanlah hal yang mustahil.

Semangat ini diharapkan terus menyebar ke sekolah / pondok pesantren lain, menanamkan nilai-nilai keberlanjutan kepada generasi muda sejak dini. Sebab di era modern ini, bisnis yang keren adalah bisnis yang peduli.