Acer Indonesia Luncurkan Smart School Academy dan Donasi Perangkat untuk Sekolah di Merauke

FAZ • Wednesday, 30 Apr 2025 - 12:51 WIB

JAKARTA – Mendorong digitalisasi pendidikan, Acer melalui Acer for Indonesia menegaskan komitmennya untuk membantu percepatan transformasi teknologi secara merata di seluruh Indonesia. Peranan sumber daya manusia, terutama pada pentingnya memiliki guru yang handal dan berkualitas, merupakan salah satu kunci utama dalam inovasi berkelanjutan di dunia pendidikan. Acer terus berupaya menjadikan teknologi sebagai jembatan dalam memperkuat proses belajar mengajar di setiap daerah. 

President Director Acer Indonesia, Leny Ng, menyampaikan bahwa pendidikan adalah kunci utama menuju masa depan yang lebih baik.

Hari ini (30/04/2025) Acer Indonesia hadir di Merauke dengan membawa serangkaian inisiatif untuk mendukung kemajuan pendidikan di Tanah Air. Melalui tajuk Bakti Acer untuk Dunia Pendidikan, Acer menghadirkan dua inisiatif utama yaitu Acer Smart School Academy dan donasi perangkat pendidikan untuk pembuatan kelas digital melalui program #AcerBerbagi kepada 6 sekolah terpilih di Merauke. 

“Kami percaya bahwa akses terhadap pendidikan adalah hak seluruh anak bangsa. Melalui program ini, kami ingin berperan aktif sebagai mitra teknologi dalam mendukung pemerataan kualitas pendidikan,” ujar Leny di SMP YPPK Yoanes 23 Merauke (30/04).

Dalam kesempatan tersebut, Acer memperkenalkan Acer Smart School Academy, program pelatihan digital gratis bagi guru dan siswa di seluruh Indonesia. Program ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi digital guru, pemanfaatan perangkat teknologi dalam pengajaran, serta memperkenalkan pendekatan pembelajaran inovatif dan relevan dengan era digital. Siswa juga akan mendapat akses ke materi pembelajaran interaktif yang sesuai dengan kurikulum nasional.

Tidak hanya pelatihan, Acer juga mendonasikan fasilitas kelas digital kepada enam sekolah di Merauke. Donasi tersebut meliputi 150 unit Chromebook, 6 unit Altos Interactive Light Panel, 6 unit Altos Wi-Fi Router, serta 200 akun platform pembelajaran digital untuk berbagai mata pelajaran.

Mendukung inisiatif ini, Achmad Aditya, Staf Khusus Wakil Presiden RI Bidang Pendidikan, Riset, Inovasi, dan Hilirisasi, menyatakan apresiasinya atas langkah konkret yang dilakukan Acer Indonesia.

“Pemerintah sangat menyambut baik kolaborasi antara dunia usaha dan dunia pendidikan. Inisiatif Acer hari ini sejalan dengan prioritas pemerintah dalam pemerataan pendidikan berkualitas, terutama di wilayah timur Indonesia. Upaya ini tidak hanya memberikan fasilitas, tetapi juga membangun kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan inovasi,” ujar Achmad.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan zaman.

Leny Ng menegaskan, bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Acer Indonesia.

“Kami akan terus melanjutkan kontribusi ini sebagai bentuk tanggung jawab terhadap masa depan pendidikan Indonesia. Merauke adalah langkah awal dari banyak langkah lain yang akan kami ambil ke depannya.”

Sementara itu, Head of Marketing Acer Indonesia, Fransisca Maya mengungkapkan alasan Acer Indonesia memilih Merauke karena semangat dan keterbukaan luar biasa dari sekolah-sekolah di wilayah ini dalam menerima dan mengadopsi teknologi.

“Jujur saya sempat berpikir Merauke akan tertinggal secara adopsi teknologi karena lokasinya yang jauh dari pusat. Tapi ternyata, sekolah-sekolah di sini justru sangat haus akan inovasi. Mereka adalah yang pertama mengangkat tangan, bilang: kami ingin berubah, kami ingin dibantu bertransformasi,” ungkap Fransisca dengan penuh haru.

Ia menambahkan, Acer Indonesia memilih Merauke bukan karena keterbatasannya, tapi karena semangatnya. 

"Kami melihat potensi luar biasa di sini. Guru-gurunya terbuka, cepat belajar, dan langsung mengimplementasikan apa yang kami bawa. Ini bukan hanya peluncuran teknologi, tapi gerakan yang lahir dari hubungan emosional dan penghargaan terhadap semangat belajar mereka," pungkas Fransisca.