Wisuda 2025 Universitas YARSI, Hadirkan Orasi Ilmiah Pertama Wamendikti Saintek Stella Christie

ANP • Saturday, 26 Apr 2025 - 19:53 WIB

Jakarta — Universitas YARSI menggelar acara Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Semester Ganjil Tahun Akademik 2024/2025 di Kampus Universitas YARSI, Jakarta, pada Sabtu (26/4). Wisuda kali ini terasa istimewa dengan kehadiran Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Dr. dr. Stella Christie, Ph.D, yang untuk pertama kalinya memberikan orasi ilmiah dalam acara wisuda perguruan tinggi.

Rektor Universitas YARSI, Prof. Dr. Fasli Jalal, Ph.D, menegaskan, bahwa orasi ilmiah dari Prof. Stella menjadi kebanggaan tersendiri. "Biasanya Prof. Stella menolak undangan seremonial seperti ini. Namun kali ini beliau bersedia karena melihat betapa spesialnya pencapaian Universitas YARSI," jelasnya di Kampus Universitas Yarsi, Sabtu (26/4/2025).

Fasli menjelaskan, selain prosesi wisuda, Universitas YARSI juga memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan berbagai capaian akademik. Dalam satu tahun terakhir, enam program studi berhasil meningkatkan akreditasinya dari Baik menjadi Sangat Baik.

"Tiga program studi baru, Magister Administrasi Rumah Sakit, Spesialis Kedokteran Layanan Primer, dan Doktor Sains Biomedis, juga langsung meraih akreditasi Sangat Baik meski baru berusia dua tahun. Sementara itu, Program Magister Sains Biomedis (S2) berhasil meraih akreditasi Unggul di usia enam tahun," tegasnya.

Bahkan menurutnya, yang paling membanggakan, di tingkat internasional, Universitas YARSI tengah menunggu sertifikat akreditasi dari FIBAA (Foundation for International Business Administration Accreditation) untuk tujuh program studi, setelah menjalani proses visitasi pada Maret 2025.

Orasi Ilmiah Prof Stella

Dalam orasi ilmiahnya, Prof. Stella menekankan pentingnya membangun "research mindset" di kalangan lulusan. Ia mengajak para wisudawan untuk selalu mengembangkan critical thinking, growth mindset, serta memanfaatkan pengalaman lapangan sebagai bagian dari proses pembelajaran seumur hidup.

Stella menyebut keberadaan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas di pemerintah, industri, dan sektor lain dapat mendorong penciptaan lapangan kerja yang pada akhirnya menciptakan pertumbuhan ekonomi.

"Jadi kalau kita memikirkan secara mendalam manusianyalah yang menciptakan lapangan kerja, jadi SDM yang berkualitas itu yang harus dilakukan terlebih dahulu untuk menciptakan lapangan pekerjaan," katanya.

"Ini menjadi poin yang sangat penting yang saya rasa kurang diperhatikan akhir-akhir ini walaupun banyak pembicaraan peningkatan SDM dan kekurangan pekerjaan," tambah Stella.

Menurutnya, Universitas YARSI juga mengungkapkan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan, antara lain melalui penerapan Learning Management System (LMS) berbasis digital, penggunaan Smart Classroom, serta peningkatan penggunaan Bahasa Inggris dalam pembelajaran guna mendukung internasionalisasi kampus. Saat ini, YARSI sudah menerima mahasiswa asing, termasuk penerima beasiswa dari Palestina.

Universitas YARSI kembali melakukan wisuda Sarjana dan Pascasarjana untuk semester ganjil tahun 2024/2025 pada Sabtu (26/4). Jumlah mahasiswa yang diwisuda kali ini mencapai 416 yang terdiri dari 337 Sarjana dan 79 Pascasarjana.