19 Anak Muda Paparkan Inovasi Sosial dan Lingkungan di Ashoka Young Changemaker 2025

FAZ • Saturday, 26 Apr 2025 - 01:23 WIB

JAKARTA – Sebanyak 19 remaja dari berbagai daerah di Indonesia terpilih sebagai finalis Ashoka Young Changemaker (AYC) 2025. Mereka adalah anak muda berusia 12 hingga 20 tahun yang menghadirkan solusi kreatif atas beragam isu sosial dan lingkungan di komunitasnya.

Para finalis datang dari kota-kota seperti Jambi, Kubu Raya, Bandar Lampung, Surabaya, Kediri, Bandung, Yogyakarta, Boyolali, Semarang, Bekasi, hingga Jakarta.

Direktur Regional Ashoka untuk Asia Tenggara, Nani Zulminami, menegaskan pentingnya melibatkan generasi muda dalam gerakan sosial sejak usia dini.

“Kami percaya bahwa semakin dini anak muda terlibat dalam aksi nyata di komunitasnya, semakin besar pula dampaknya bagi masa depan mereka dan lingkungan sekitar," ujar Nani dalam acara Ashoka Young Changemaker (AYC) 2025 di Jakarta Pusat, Jumat (25/4/2025).

Proses seleksi AYC tahun ini diikuti oleh 356 pendaftar dari seluruh Indonesia. Setelah melalui penilaian ide, pendampingan, hingga tahap wawancara, terpilihlah 19 remaja yang kemudian mempresentasikan gerakan sosial mereka di hadapan panel juri nasional.

Inisiatif yang diangkat oleh para finalis sangat beragam. Mulai dari membentuk tim anti-perundungan di sekolah, membangun pembangkit listrik dari kotoran sapi dan maggot, hingga mengajarkan literasi digital kepada remaja tunanetra.

Selain itu, CEO Tempo Digital, Wahyu Dhyatmika, yang menjadi salah satu panelis dalam AYC 2025, menilai para finalis memiliki semangat besar untuk membawa perubahan.

“Para finalis memulai program perubahan yang nyata untuk memperbaiki situasi di sekelilingnya dan menularkan keberanian untuk berbuat sesuatu di tengah kesulitan dan tantangan," ujar Wahyu.

Senada dengan itu, Michele Soeryadjaya, Director William & Lily Foundation yang juga panelis AYC 2025, menyampaikan optimisme terhadap masa depan Indonesia.

“Melihat mereka, saya merasa lebih yakin bahwa Indonesia memiliki generasi penerus yang tidak hanya peduli, tetapi juga mampu bertindak nyata," kata Michele.

Ashoka Young Changemaker merupakan jejaring global bagi anak muda yang ingin menciptakan perubahan sejak usia dini. Di Indonesia, Ashoka telah bekerja dengan lebih dari 100 anak muda sejak 2005, dan sejak 2019, program dua tahunan AYC telah melahirkan puluhan changemaker muda yang berdampak.

Berikut para anak muda yang terpilih menjadi finalis Ashoka Young Changemaker 2025: 

1. Andhika S (15/Generasi Inspiratif Muda/Jambi);

2. Anisa M (20/Inovasi Kata Karsa/Kubu Raya, Kalimantan Barat);

3. Avhinza P (17/Sekolah Damai/Bandar Lampung, Lampung);

4. Chelsea G (19/Eco Oil/Surabaya, Jawa Timur);

5. Danendra F (18/Panoramind/Boyolali, Jawa Tengah);

6. Febriand V (20/Black Screen/Surabaya, Jawa Timur);

7. Grestine D (19/PARTY/Semarang, Jawa Tengah);

8. Hanna A (12/Jadikan Buku Teman Baikmu/Jakarta);

9. Izzudin A (18/Langgar Mu/Kediri, Jawa Timur);

10. Kanaya M (19/Edukasi Berjalan/Muara Bungo, Jambi);

11. Maylyn F (16/Educe/Bandung, Jawa Barat);

12. Michelle K (17/Book Buddies/Bekasi, Jawa Barat);

13. Nadia M (19/Daur Karbon/Yogyakarta);

14. Putri L  (18/Walice/Bandung, Jawa Barat);

15. Rana A (16/Jabar Tapa/Bandung, Jawa Barat);

16. Reva F (14/Intensifikasi Bunga Telang/Surabaya);

17. Salwa K (14/Readocil & Grandung/Jakarta);

18. Tsani R (17/Green Circle Sustainability/Yogyakarta);

19. Yugo 5 (16/Buta Digital Indonesia/Surabaya)