Lewat Dana Indonesiana, Menbud Dorong Film Indonesia Tembus Pasar Internasional

FAZ • Thursday, 24 Apr 2025 - 20:59 WIB

JAKARTA – Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menyatakan pemerintah siap mendukung ekosistem perfilman nasional melalui program Dana Indonesiana dengan skema pendanaan matching fund yang akan segera diluncurkan.

“Tentu saja (pemerintah) mendukung ekosistem film kita dengan adanya Dana Indonesiana, antara lain dengan skema matching fund yang akan kita lakukan segera,” kata Fadli Zon di Jakarta, Kamis (24/4/2025).

Ia menjelaskan peluncuran program tersebut direncanakan dalam waktu dekat, sambil menunggu proses persetujuan yang masih berjalan. Dana tersebut diharapkan dapat diakses pelaku industri film untuk produksi karya, sekaligus mendorong kolaborasi dengan sumber pendanaan eksternal.

Fadli menuturkan bahwa plafon maksimal dana yang dapat diberikan melalui skema ini sebesar Rp2,5 miliar.

“Jadi memang plafon atasnya kira-kira sekitar Rp2,5 miliar,” ujarnya.

Ia mengakui adanya pembatasan jumlah dana yang tersedia karena keterbatasan anggaran, namun pemerintah tetap berupaya agar pendanaan tersebut dapat mendorong kemajuan film nasional.

“Artinya kita memberikan anggaran kepada film yang mendapatkan dukungan dana dari luar, lalu kita cocokkan, tapi tentu ada plafon tertentu,” jelasnya.

Selain skema pendanaan, Kementerian Kebudayaan juga menyelenggarakan pelatihan seperti lokakarya penulisan skenario, pengelolaan talenta, hingga dukungan partisipasi sineas di festival film internasional.

“Seperti kemarin di Rotterdam, Belanda, termasuk nanti di Festival Film Cannes, Prancis, dan lain-lain,” tambahnya.

Fadli menyampaikan bahwa program Dana Indonesiana tidak membatasi jumlah peserta. Pemerintah justru berharap banyak sineas dapat berpartisipasi dan nantinya diseleksi berdasarkan kelayakan serta dukungan dari lembaga perfilman luar negeri.

“Kita berharap semakin banyak sineas yang bisa kita match-kan pendanaannya,” katanya.

Program Dana Indonesiana merupakan bagian dari upaya Kementerian Kebudayaan untuk membangun ekosistem budaya yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia. Program ini meliputi fasilitasi kegiatan kebudayaan, pemanfaatan Dana Abadi Kebudayaan, serta beasiswa untuk pelaku budaya.

Fasilitasi kebudayaan dalam program tersebut antara lain mencakup dukungan organisasi budaya, pemanfaatan ruang publik, dokumentasi karya maestro, hingga pendampingan distribusi internasional.