Cetak Laba Rp2,6 Triliun, Citi Indonesia Tunjukkan Performa Gemilang

FAZ • Thursday, 24 Apr 2025 - 16:06 WIB

JAKARTA — Citi Indonesia mencatatkan tonggak penting dalam perjalanannya sepanjang tahun 2024 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp2,6 triliun. Di tengah tantangan ekonomi global, efisiensi operasional menjadi kunci utama pencapaian ini, mendorong penurunan rasio Cost to Income secara signifikan menjadi 40,4% dari sebelumnya 65,7%.

CEO Batara Sianturi menekankan pentingnya ketangguhan dan inovasi di tengah ketidakpastian global.

"Kami terus bertransformasi dan menyesuaikan diri dengan dinamika regulasi serta kebutuhan klien yang terus berkembang," ujarnya.

Capaian positif ini turut mendorong Return on Asset (ROA) menjadi 3,7% dan Return on Equity (ROE) sebesar 13,7%. Rasio kecukupan likuiditas dan pendanaan jangka panjang juga tetap kuat dengan LCR mencapai 333,8% dan NSFR sebesar 166,3%.

Tidak hanya unggul dalam laporan keuangan, Citi Indonesia juga memperkuat posisinya sebagai mitra strategis melalui sejumlah transaksi penting. Termasuk di antaranya adalah kredit sindikasi senilai US$200 juta dan Rp7,5 triliun untuk PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk, serta Pinjaman Sosial senilai US$800 juta bagi PT Bank Rakyat Indonesia.

Sisi inovasi pun tidak tertinggal. Citi meluncurkan solusi Electronic Trade Loan yang terintegrasi dalam platform CitiDirect, memangkas proses manual dan mempercepat transaksi perdagangan. Sementara itu, di sektor pasar modal, Citi aktif mendukung inisiatif digitalisasi seperti CORE.KSEI dan S-MULTIVEST yang digagas KSEI.

Citi Indonesia juga menorehkan prestasi internasional dengan memborong sejumlah penghargaan dari Euromoney, FinanceAsia, The Asset, hingga Infobank. Sebuah bukti nyata bahwa performa unggul dan inovasi berkelanjutan tetap menjadi DNA Citi di tengah persaingan industri perbankan yang kian dinamis. 
(DDY)