FILM Warfare, Perang Berdasarkan Memori Para Saksi Hidup 

MUS • Tuesday, 15 Apr 2025 - 10:57 WIB

Genre: Action, War
Sutradara: Alex Garland, Ray Mendoza
Penulis: Alex Garland, Ray Mendoza
Pemeran: Michael Gandolfini, Will Poulter, Joseph Quinn, Joseph Quinn, D'Pharaoh Woon-A-Tai, Cosmo Jarvis, Finn Bennett
Durasi: 1,5 jam
Mulai tayang di Cinema XXI: 18 April 2025

Sutradara Civil War Alex Garland bekerjasama dengan veteran perang Irak Ray Mendoza, menulis sekaligus menyutradarai Warfare. Ceritanya tentang misi suatu peleton prajurit penembak jitu Navy SEAL Amerika Serikat, yang bertugas mengintai di wilayah pemberontak, tepatnya di Ramadi, Irak tahun 2006. 

Dipimpin Kapten Erik, sejumlah tentara bernama tim Alpha One, awalnya digambarkan bertugas seperti biasa, berjaga sambil bersantai di pemukiman yang terbilang tenang, walau desing tembakan terdengar dari jauh. Dalam gelapnya malam, mereka menduduki salah satu rumah sebagai markas baru. 

Sepanjang hari, prajurit berusaha mengidentifikasi musuh dengan membidik secara seksama. Mereka sudah curiga, serangan besar sedang direncanakan dari gerak gerik musuh yang terlihat. Namun tindakan pencegahan tak bisa dilakukan. 

Semua terlihat masih baik-baik, kehidupan kota yang berlangsung biasa saja, tetapi menjadi sunyi sepi setelah seruan jihad terdengar. Ketika suasana makin mencekam, serangan tiba-tiba pun datang. Dua prajurit terluka parah.

Penonton pun diajak merasakan ke medan perang. Bukan di hutan atau lapangan terbuka, tetapi di rumah sederhana. Mereka harus menyelamatkan dua prajurit sekarat yang menderita luka akibat ledakan besar. 

Harapan mereka tinggal ke tim terdekat, Alpha Two, yang bisa mengevakuasi. Meski untuk mendekati lokasi Alpha One saja, Alpha Two harus menghadapi serangan tembakan bertubi-tubi dari kepungan musuh di rumah-rumah tetangga.

Audio visual yang mendekati realita akan disajikan secara terus menerus. Transisi kontradiktif diberikan silih berganti, antara sepi dan keriuhan, antar keheningan setelah kerasnya suara peledak, antara suara radio dan tembakan, antara jeritan rasa sakit dan deru pesawat yang terbang rendah, antara suara komando di udara dan darat.

Warfare menghadirkan kisah nyata tentang peperangan modern dan persaudaraan, diklaim sebagai cara bercerita yang belum pernah ada sebelumnya, yaitu berdasarkan penuturan langsung dan ingatan saksi hidup.

Film dari studio A24 ini, beranggaran besar pertama yang menggambarkan Pertempuran Ramadi. Perang tersebut sering diperdebatkan bersama Fallujah, sebagai pertempuran paling berdarah di Irak. Diperkirakan empat hingga lima ribu pejuang musuh terlibat, sementara tim SEAL terdiri dari sekitar empat puluh orang.

Penonton penyuka peperangan akan menyaksikan penggambaran realistis, atas implementasi taktik yang jauh dari kemenangan, namun kegigihan para tokohnya membuat tetap bertahan dan mencari jalan keluar terbaik demi keselamatan bersama.