
Jenis Film: Sejarah, Animasi
Sutradara: Seong-Ho Jang
Penulis: Seong-ho Jang, Rob Edwards, Jamie Thomason, Hoseok Sung
Producer: Dennis Cho, Seong-Ho Jang
Produksi: Mofac Studios (Mofac Animation)
Distributor: Angel Studios
Pengisi suara: Oscar Isaac, Pierce Brosnan, Kenneth Branagh, Uma Thurman, Roman Griffin Davis, Mark Hamill, Ben Kingsley, Forest Whitaker
Durasi: 101 Menit
Mulai tayang di bioskop Indonesia: 18 April 2025
Menjelang hari raya Paskah, sosok Raja di atas segala raja ditampilkan ke layar lebar, mengikuti kesuksesan dua film berdasarkan iman Kristen. Sebelumnya, The Last Supper dan serial The Chosen: Last Supper telah menarik perhatian khalayak pada sekitar sebulan terakhir ini.
Kali ini, saatnya penonton cilik dan seluruh anggota keluarga bisa menikmati bersama kisah perjalanan Yesus Kristus dalam THE KING OF KINGS, A Story Told by Charles Dickens. Ditampilkan dalam format animasi kaya warna dan tekstur, Tuhan Yesus diangkat langsung oleh pujangga besar asal Inggris, Charles Dickens.
Sastrawan yang terkenal di antaranya dengan A Christmas Carol, Oliver Twist, Great Expectations; rupanya memiliki pergumulan di awal kariernya. Pada awal The King of Kings, digambarkan betapa sulitnya Charles Dickens membacakan karyanya A Christmas Carol pada masa lalu.
Kisah Mr. Scrooge yang benci hari Natal, diangkat sekilas pada awal film, sekaligus mengingatkan karya Dickens yang melegenda. Di sela usaha sang penulis mementaskan A Christmas Carol, anak-anak Charles Dickens mengganggu jalannya pentas.
Charles sempat terlihat frustasi khususnya terhadap Walter, salah satu anak laki-lakinya yang sangat agresif menirukan kekuasaan legenda Raja Arthur. Menurut Charles, sang putra harus didik dengan cerita menarik yang bisa membuatnya tenang dan fokus.
Cerita terhebat dari Sang Juruselamat pun disampaikan, yang sebenarnya sekadar pengantar hidup, namun akan menjadi perjalanan pengubah hidup. Melalui cerita imajinatif sekaligus hidup, Walter seolah berjalan di samping Yesus.
Mulai dari kelahiran di kandang, tempat yang hina, Sang Raja bertumbuh dan melakukan banyak mukjizat. Antara lain: menyembuhkan orang sakit, membangkitkan orang mati, meredakan badai, memberi makan 5 ribu orang hanya dengan 5 roti 2 ikan, dan berbagai mukjizat lainnya.
Yesus juga menghadapi berbagai cobaan, digoda iblis, dikhianati, disangkal, sampai disalibkan, berkorban hingga mati dan bangkit pada hari yang ketiga untuk menebus dosa manusia. The King of Kings mengundang kita untuk menemukan kembali kekuatan harapan, cinta, dan penebusan yang abadi melalui POV seorang anak.
The King of Kings akan menjadi hiburan menyenangkan yang enak dipandang mata, dipenuhi pesan dan cerita cinta kasih universal. Anak-anak akan dibuat betah dan menjadi jauh lebih penasaran dengan kisahnya, sehingga penonton dewasa perlu bersiap memberi pengertian dan penjelasan lebih lanjut setelah keluar dari bioskop.