Menteri LH Ungkap Mayoritas Sungai di Jakarta Sudah Tercemar

FAZ • Thursday, 10 Apr 2025 - 20:04 WIB

JAKARTA - Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq mengungkapkan fakta mengejutkan mengenai kondisi sungai-sungai di Jakarta. Hanif menyebutkan bahwa hampir seluruh sungai yang melintasi ibu kota tercemar, baik pada tingkat ringan maupun berat.

“Dari 13 sungai utama di Jakarta, hampir semuanya tercemar. Mulai dari tingkat pencemaran yang ringan hingga berat,” ujar Hanif dalam pertemuan dengan pelaku usaha di kawasan industri Jabodetabek dan Karawang di Jakarta, Kamis (10/4/25). 

Menurutnya, pencemaran ini disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya adalah pembuangan limbah industri yang masih banyak dilakukan secara langsung ke sungai tanpa pengolahan yang memadai.

Hanif menegaskan pentingnya pelaku usaha untuk memperhatikan pengelolaan air limbah, dengan cara memasang alat kontrol limbah yang sesuai serta membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) secara komunal. 

“Pelaku usaha harus bertanggung jawab jika kegiatan mereka menyebabkan pencemaran, termasuk pencemaran sungai atau air,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Hanif juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi sampah di Indonesia yang terus meningkat. Pada tahun 2023, produksi sampah nasional tercatat mencapai 56,6 juta ton, dengan sekitar 60 persen di antaranya tidak dikelola dengan baik. Sebagian besar sampah tersebut, menurut Hanif, berakhir di sungai, jurang, atau pantai.

“Sebagian sampah masuk ke sungai, jurang, bahkan lapangan sepak bola. Kondisi ini menunjukkan kurangnya kesadaran tentang pentingnya pengelolaan sampah dan kelestarian lingkungan,” ungkapnya.

Menteri Hanif berharap, melalui diskusi dengan pelaku usaha, pihaknya dapat menemukan solusi yang tepat untuk menekan pencemaran sungai dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kualitas air untuk keberlanjutan lingkungan hidup.