Resmikan Jalur Perlintasan RI-RDTL, Napan Harus Jadi Daerah yang Tumbuh

ANP • Thursday, 10 Apr 2025 - 14:43 WIB

TIMOR TENGAH UTARA - Sebuah lembaran baru hubungan bilateral antara Republik Indonesia dan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) resmi dibuka melalui peresmian jalur perlintasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Napan dan Border Post Oesilo. Dalam upaya mempererat konektivitas antarnegara, acara yang berlangsung pada Kamis (10/4/2025) ini juga menjadi simbol kebanggaan budaya lokal, penuh nuansa adat dan semangat persatuan.

Prosesi peresmian yang berlangsung di PLBN Napan, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, dimulai dengan tradisi pemotongan hewan oleh tetua adat sehari sebelumnya, sebuah penghormatan terhadap kearifan lokal. 

Keesokan harinya, nuansa syukur dan harapan memenuhi udara kala misa bersama digelar oleh pastor dari kedua negara, diiringi tarian selamat datang penuh makna. Pengumandangan lagu kebangsaan Indonesia dan Timor Leste semakin mempererat suasana persahabatan.

Pada momen tersebut, alat musik adat Kulintang berdentang setelah dibacakannya pernyataan bersama oleh Sekretaris BNPP RI, Komjen Pol. Makhruzi Rahman, dan Presidente Autoridade Raeoa RDTL, Dr. Rogerio Tiago Fatima Lobato. Jalur resmi ini sekaligus menandai dimulainya kembali aktivitas perdagangan lintas negara, termasuk perlintasan ekspor-impor kendaraan.

Optimisme tinggi disampaikan Komjen Pol. Makhruzi Rahman yang menekankan pentingnya jalur resmi ini bagi masyarakat kawasan perbatasan. 

“Perlintasan PLBN Napan-Border Post Oesilo dibuka untuk mendorong peningkatan perekonomian masyarakat kawasan perbatasan,” ujar Makhruzi.

Senada dengan itu, Deputi BNPP RI, Dr. Nurdin, juga menggarisbawahi manfaat dari pembukaan jalur ini dalam mendukung keamanan dan perlindungan di kawasan perbatasan.

 “Kami berharap perlintasan resmi ini dapat mencegah penggunaan jalur tidak resmi serta memastikan semua pelintas batas tercatat secara sah,” tambah Nurdin.

Dengan dibukanya jalur perlintasan di PLBN Napan, masyarakat kini memiliki akses yang lebih mudah dan tertib, memperlancar mobilitas manusia serta arus barang.

PLBN Napan, yang merupakan satu dari tujuh PLBN Terpadu yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada Oktober 2024, kini tampil sebagai beranda terdepan negara, mencerminkan optimisme akan masa depan yang lebih baik. Di sini, persatuan, budaya, dan harapan bersatu dalam harmoni, menjembatani dua negara menuju kerja sama yang semakin erat.