Arus Mudik 2025: Jalur Nagreg Padat, Puncak Kemacetan Malam ini?

FAZ • Saturday, 29 Mar 2025 - 01:08 WIB
Situasi Jl Raya Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat sebelum perlintasan KA sebidang, Sabtu (29/3/25) dini hari.

KABUPATEN BANDUNG – H-2 Lebaran 2025, arus mudik di Jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, mengalami lonjakan signifikan pada Sabtu (29/3/2025) dini hari. Antrean panjang kendaraan terjadi akibat meningkatnya jumlah pemudik yang menuju Garut dan Tasikmalaya.  

Pantauan MNC Trijaya.com, pukul 01.18 WIB, menunjukkan kemacetan mulai terjadi sejak perbatasan Bandung-Garut, tepatnya di kawasan Ciaro, dengan ekor antrean mencapai perlintasan kereta api Pamuncatan, Nagreg. Sementara itu, jalur Cagak Nagreg yang mengarah ke Kadungora, Garut, terpantau lancar. Sebaliknya, arus lalu lintas ke Limbangan, Garut, hingga Tasikmalaya mengalami kepadatan tinggi.  

Wakil Kepala Satuan Lalu Lintas (Wakasatlantas) Polresta Bandung, AKP Agus Budi, mengonfirmasi adanya peningkatan arus kendaraan yang cukup signifikan dibandingkan hari sebelumnya. Namun, ia memastikan kepadatan tidak sampai menyebabkan kemacetan total.  

"Iya, tentunya ada peningkatan dibandingkan kemarin. Tapi kami berupaya agar lalu lintas tetap bergerak," ujar Agus saat ditemui di Pos Pelayanan Cikaledong, Nagreg, Jumat (28/3/2025) malam.  

Untuk mengantisipasi kepadatan, pihak kepolisian terus berkoordinasi dengan Polres Garut guna mengatur aliran kendaraan. Salah satu faktor penyebab kepadatan adalah banyaknya pekerja pabrik yang baru mulai libur, sehingga volume kendaraan meningkat drastis.  

"Salah satu kendala hari ini adalah bubaran pabrik, karena hari ini baru libur. Besok mereka sudah tidak beroperasi lagi," jelas Agus.  

Meskipun kepadatan kendaraan di Jalur Nagreg sudah mencapai beberapa kilometer, pihak kepolisian belum menerapkan rekayasa lalu lintas atau pengalihan arus ke Garut.  

"Jika kemacetan mencapai Pamuncatan atau rel lintasan, kami akan menerapkan pengalihan arus. Namun, sampai saat ini kondisi masih bisa ditangani secara manual," tambahnya.  

Selain itu, Agus juga memperkirakan puncak arus mudik akan terjadi mulai Jumat malam hingga Sabtu (29/3/2025).  

"Ini belum puncaknya, mungkin besok. Tapi kita lihat situasi, karena arus kadang sepi, kadang bergerombol. Informasi dari Cikatama juga menyebutkan bahwa jalur utara dan selatan sudah mulai padat," katanya.  

Sementara itu, Koordinator Data dan Kehumasan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung, Ruddy Heryadi, mengungkapkan bahwa jumlah kendaraan yang melintas ke arah Garut dan Tasikmalaya meningkat tajam.  

"Hingga pukul 14.00 WIB hari ini, jumlah kendaraan yang melintas ke arah Garut dan Tasikmalaya sudah mencapai 78.726 unit," ujarnya.  

Sebaliknya, jumlah kendaraan yang menuju Bandung tercatat sebanyak 26.034 unit, mengalami penurunan dibandingkan hari sebelumnya yang mencapai 53.975 kendaraan.  

"Ke arah Bandung sudah menurun. Mayoritas pemudik bergerak ke arah Garut dan Tasikmalaya. Total kendaraan yang melintas di Jalur Nagreg hari ini mencapai 104.760 unit," pungkasnya.