
JAKARTA - Samsung diduga akan segera menghadirkan ponsel lipat terbarunya, Galaxy Z Flip FE (Fan Edition), sebagai jawaban atas keinginan konsumen untuk menikmati teknologi lipat dengan harga yang lebih bersahabat.
Perangkat ini kemungkinan besar akan ditenagai oleh chipset Exynos 2400e, yang juga digunakan pada varian tertentu Galaxy S24 FE. Langkah ini diyakini mampu memberikan keseimbangan antara performa handal dan efisiensi biaya, sehingga menarik bagi segmen pasar ponsel lipat budget.
Desain Galaxy Z Flip FE diperkirakan mempertahankan tampilan layar yang mirip dengan Galaxy Z Flip 6, dengan garis desain modern dan ergonomis yang tetap menonjolkan nuansa premium. Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman visual optimal bagi pengguna.
Meski mengusung desain yang familiar, beberapa fitur spesifikasi disederhanakan untuk menekan biaya produksi. Misalnya, sistem kamera pada ponsel ini akan dibuat lebih sederhana dibandingkan dengan varian flagship, sebagai bagian dari strategi untuk menekan harga tanpa mengurangi kualitas dasar.
Terkait jadwal rilis, terdapat dua prediksi yang beredar. Sebagian pihak menduga Galaxy Z Flip FE akan diluncurkan bersama Galaxy S25 Edge lebih awal di tahun 2025, sedangkan yang lain memperkirakan debutnya berdekatan dengan peluncuran Galaxy Z Flip 7 dan Galaxy Z Fold 7 pada bulan Juli 2025.
Dalam hal harga, ponsel ini diperkirakan akan dijual dengan kisaran $700 atau sekitar Rp11,5 juta. Penetapan harga tersebut dipandang sebagai langkah strategis untuk menarik minat konsumen yang menganggap ponsel lipat selama ini terlalu mahal.
Dengan kombinasi inovasi teknologi dan penyesuaian spesifikasi, Galaxy Z Flip FE diharapkan mampu mengubah persepsi pasar terhadap ponsel lipat. Beberapa influencer teknologi memprediksi bahwa langkah ini akan membuka peluang baru bagi Samsung untuk merevitalisasi minat masyarakat terhadap kategori ponsel lipat dengan solusi yang lebih terjangkau.
(SHA)