
JAKARTA - Spanyol meraih tiket ke semifinal UEFA Nations League setelah mengalahkan Belanda 5-4 melalui adu penalti di Stadion Mestalla, Senin (24/3/2025). Kedua tim sebelumnya bermain imbang 5-5 secara agregat setelah dua leg pertandingan yang penuh gol dan ketegangan.
Spanyol membuka keunggulan lebih dulu di menit ke-10 lewat penalti Mikel Oyarzabal, yang diberikan setelah Jean Paul van Hecke melanggar sang kapten di kotak penalti. Belanda membalas di menit 54 melalui penalti Memphis Depay usai Robin Le Normand melakukan pelanggaran. La Roja kembali unggul di menit 69 berkat gol kedua Oyarzabal, yang menyundul bola rebound setelah tembakan Lamine Yamal ditepis kiper.
Belanda tak menyerah. Ian Maatsen menyamakan skor 2-2 di menit 83 dengan tembakan keras dari dalam kotak penalti, memaksa pertandingan ke perpanjangan waktu. Di babak tambahan, Yamal nyaris mencetak gol spektakuler, tetapi Xavi Simons membalas dengan penalti usai pelanggaran Pau Cubarsi, membuat skor 3-3.
Adu penalti menjadi penentu. Kiper Unai Simon menjadi pahlawan dengan menepis tendangan Donyell Malen, sementara Pedri mengonversi penalti terakhir dengan tenang untuk mengamankan kemenangan 5-4. Hasil ini mengantarkan Spanyol ke semifinal untuk kedua kalinya beruntun.
Kemenangan ini menegaskan mentalitas Spanyol sebagai tim yang tangguh dalam tekanan. Oyarzabal, dengan dua gol, menjadi tulang punggung serangan, sementara Simon membuktikan kualitasnya sebagai penjaga gawang andalan. Di sisi lain, Belanda tampil kompetitif dengan kemampuan bangkit berulang kali, tetapi kegagalan di titik putih menjadi titik lemah mereka.
Spanyol kini bersiap menghadapi Prancis di semifinal Juni 2025. Duel ini diprediksi sengit mengingat kedua tim sama-sama lolos melalui drama adu penalti. Prancis, yang mengandalkan pemain seperti Kylian Mbappé dan Ousmane Dembélé, akan menjadi ujian berat bagi La Roja.
Bagi Belanda, kekalahan ini menghentikan langkah mereka di Nations League. Fokus kini beralih ke kualifikasi Piala Dunia 2026, dengan harapan pemain muda seperti Xavi Simons dan Ian Maatsen bisa membawa angin segar. Sementara Spanyol tetap optimis, mengandalkan generasi muda seperti Yamal dan Pedri untuk meraih gelar kedua mereka di kompetisi ini.
Pertandingan ini menjadi bukti intensitas Nations League sebagai ajang bergengsi. Dengan semifinal Prancis vs Spanyol dan potensi final melawan Portugal atau Jerman, fans sepak bola Eropa bisa menantikan sajian pertandingan kelas dunia.
(SHA)