Survei LPS: Indeks Menabung Konsumen Naik Menjelang Idulfitri 2025

FAZ • Tuesday, 18 Mar 2025 - 07:44 WIB

JAKARTA – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat peningkatan Indeks Menabung Konsumen (IMK) per Februari 2025 menjelang Idulfitri. Berdasarkan Survei Konsumen dan Perekonomian (SKP) LPS, IMK naik 0,9 poin menjadi 80,2.

"Konsumen mengalokasikan sebagian pendapatannya untuk berbelanja menyambut bulan puasa dan Idulfitri," ujar Direktur Group Riset LPS, Seto Wardono, dalam konferensi pers di Kantor LPS, Jakarta, Senin (17/3).

Peningkatan ini menunjukkan bahwa rencana menabung konsumen terus membaik, meskipun intensitas menabung cenderung stabil.

"Pergerakan IMK pada sebagian kelompok pendapatan rumah tangga (RT) menguat di Februari 2025," tambah Seto.

Kenaikan signifikan terlihat pada kelompok RT berpendapatan hingga Rp1,5 juta per bulan yang naik 20,0 poin, serta kelompok RT berpenghasilan di atas Rp7 juta per bulan yang naik 11,9 poin. Khusus kelompok RT dengan pendapatan di atas Rp7 juta per bulan, IMK konsisten berada di atas level 100. Namun, IMK pada kelompok RT berpenghasilan Rp1,5–3 juta dan Rp3–7 juta per bulan mengalami penurunan masing-masing 0,4 poin.

Sementara itu, Indeks Waktu Menabung (IWM) meningkat 2,8 poin ke level 90,8, namun Indeks Intensitas Menabung (IIM) turun tipis 1,0 poin ke level 69,6.

Meski indeks menabung menguat, LPS mencatat bahwa 27,6% responden dalam SKP menyatakan tidak pernah menabung, naik dari 22,9% pada Januari 2025. Namun, terjadi sedikit penurunan pada jumlah responden yang menilai tabungan mereka lebih kecil dari rencana, yakni dari 56,7% pada Januari menjadi 56,4% pada Februari 2025.

LPS akan terus memantau tren menabung masyarakat dan dampaknya terhadap stabilitas keuangan menjelang Idulfitri.