
Jakarta - Akhir-akhir ini serangan terhadap seorang figur Jaksa Agung ST Burhanuddin dinilai sudah sangat memprihatinkan yang diduga dilakukan oleh kelompok-kelompok atau oknum yang tidak mempunyai hati nurani dan moral yang dangkal.
“Yang membangun titik narasi untuk memojokkan seorang Jaksa Agung dan melakukan Fitnah yang begitu kejam melalui Media Sosial sehingga memframing narasi tersebut mempunyai kebenaran,” ujar Sekjen Laskar Merah Putih, Abdul Rachman Thaha, Jakarta, Jum’at (14/3).
Abdul Rachman Thaha yang akrab di sapa ART menilai korupsi ini adalah suatu kejahatan yang sangat luar biasa yang merampas hak-hak rakyat, merugikan Negara, yang pada akhirnya memberikan efek sangat luar biasa terhadap rakyat dan negara.
“Presiden kita mau bekerja dengan baik kalau lingkaran Pemerintahan kita masih saja ada kelompok-kelompok Oligharki yang masih cawe-cawean dengan sebuah kebijakan, kita harus singkirkan kelompok Oligharki ini yang masih saja menganggu pemerintahan hari ini,” kata ART yang juga anggota Dewan Perwakilam Daerah -DPD RI dapil Sulawesi Tengah.
ART menjelaskan, upaya sabotase pemberantasan Korupsi, yang berkisar pada kabar-kabar bohong terkait kehidupan Pribadi Jaksa Agung harus segera di hentikan, ini tidak Bermoral dan modus persekusi yang sejak lama dan bertahun-tahun dibangun.
“Laska Merah Putih Mengajak seluruh elemen masyarakat, kita bersama Presiden dan Jaksa Agung untuk melawan Para Koruptor yang merupakan Bahaya Laten bagi Rakyat dan Negara,” tuturnya.
ART meminta kepada Jaksa Agung dan Jampidsus untuk jangan ragu menyelamatkan puluhan juta rakyat Indonesia dari korupsi.
“Kami Minta Kepada Jaksa Agung dan Jampidsus jangan pernah gentar untuk menyelamatkan Puluhan Juta Rakyat Indonesia dan Negara ini, Kejaksaan tidak sendiri kami hadir untuk Kalian,” tandasnya.