BPJS Ketenagakerjaan Bersama Pemprov DKI Jakarta Salurkan 1.100 Porsi Makanan Bagi Pengungsi Korban Banjir

MUS • Monday, 10 Mar 2025 - 14:53 WIB

Jakarta - BPJS Ketenagakerjaan kolaborasi bersama Pemprov DKI Jakarta menyalurkan donasi berupa makanan matang untuk pengungsi yang terdampak bencana banjir.

Bantuan diserahkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung di salah satu pos pengungsian warga di GOR Otista, Jakarta Timur Rabu (5/3/2025).

Dalam kunjungannya, Pramono menghibur dan membagikan bingkisan kepada anak-anak yang terpaksa meninggalkan rumahnya untuk mengungsi. Pramono juga sempat berbincang dengan warga yang mengungsi.

Salah satu warga mengeluhkan kepada Pramono atas kehilangan barang-barang akibat banjir yang melanda sejak beberapa hari lalu. Ia mengaku anak-anaknya tak bisa bersekolah karena perlengkapan sekolah hanyut.

"Walaupun barang hanyut yaudah kami ikhlas aja pak, pasti ada solusinya kami semua sama ya. Tas, baju, sepatu hanyut, otomatis tidak bisa sekolah," keluh warga. 

Seusai kunjungan, Pramono menyebut dirinya ingin memastikan segala kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak banjir bisa terpenuhi.

Sementara itu, di kesempatan yang sama Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta Deny Yusyulian mengatakan kehadiran BPJS Ketenagakerjaan merupakan wujud kepedulian terhadap warga yang terkena dampak bencana banjir di Jakarta.

"Kami bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkolaborasi memberikan 1.100 porsi bantuan makanan siap konsumsi sehingga pada saat buka puasa nanti seluruh warga yang mengungsi bisa langsung menyantap makanan tersebut," ujarnya.

"Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga pengungsian akibat bencana banjir yang terjadi pada Senin lalu," tutupnya.

Dalam keterangan terpisah Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Gambir, Mias Muchtar menyampaikan bahwa pemberian bantuan makanan sebanyak 1.100 porsi adalah sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial BPJS ketenagakerjaan kepada masyarakat di wilayah DKI Jakarta.

“BPJS Ketenagakerjaan merasakan sepenanggungan, merasakan duka terhadap bencana banjir yang terjadi. Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian kami. Mungkin bantuan ini tidak bisa menghilangkan beban yang dirasakan oleh korban yang terdampak bencana, tapi mudah-mudahan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk mengurangi beban yang dirasakan oleh mereka,” ungkap Mias.

Selain itu diharapkan kedepannya BPJS Ketenagakerjaan dapat terus berkolaborasi dengan Pemerintah DKI Jakarta dalam meningkatkan universal coverage perlindungan program jaminan sosial Ketenagakerjaan di wilayah DKI Jakarta.

“Negara bersama BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk membantu meringankan beban pekerja yang mengalami risiko sosial ekonomi yang terjadi seperti kecelakaan kerja ataupun kematian yang disebabkan bencana alam atau lainnya,” kata Mias.

“Maka diharapkan dukungan Pemerintah dan kesadaran masyarakat bahwa betapa pentingnya perlindungan program BPJS Ketenagakerjaan untuk menanggulangi kesulitan beban hidup apabila terjadi risiko sosial ekonomi,” tambah Mias.