Menteri Nusron Siap Awasi Tata Ruang Jabodetabekpunjur, Demi Atasi Banjir Jakarta-Bekasi

FAZ • Thursday, 6 Mar 2025 - 19:19 WIB

JAKARTA – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, memastikan akan menyoroti serius penataan ruang di kawasan Jabodetabekpunjur yang disebut menjadi salah satu penyebab banjir di sejumlah wilayah Jakarta dan Bekasi. 

Langkah ini diambil setelah adanya arahan dari Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), saat meninjau jembatan amblas akibat banjir kiriman Bogor di Kemang Pratama, Bekasi.

"Ya, kita akan cek untuk masalah penertiban isu tata ruang di kawasan Jabodetabekpunjur, karena ada Perpres-nya. Jadi ekosistem kawasan strategis nasional Jabodetabekpunjur ini tidak bisa dipisahkan dari tata ruang. Ini satu kesatuan," ujar Nusron kepada wartawan di Universitas Muhammadiyah Jakarta, Kamis (6/3/2025).

Nusron menjelaskan, persoalan tata ruang yang tidak sesuai aturan di satu wilayah akan memberikan dampak ke wilayah lain. Seperti contoh, pengelolaan tata ruang yang keliru di Bogor bisa menyebabkan banjir di Jakarta. Begitu pula jika tata ruang Jakarta tidak tertib, dampaknya akan terasa hingga ke Bekasi.

Guna menindaklanjuti persoalan ini, Nusron berencana segera menggelar pertemuan bersama para kepala daerah di kawasan Jabodetabekpunjur. Rapat tersebut akan melibatkan Gubernur DKI Jakarta, Gubernur Jawa Barat, serta para wali kota dan bupati dari Bogor, Bekasi, Tangerang, hingga Cianjur.

"Akan kami adakan rapat segera untuk menertibkan kawasan strategis nasional dari sisi tata ruang, termasuk mulai membahas masalah penanganan sampah," tegas Nusron.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi konkret mengatasi banjir tahunan yang terus menghantui kawasan Jakarta dan sekitarnya, sekaligus menata kembali kawasan strategis nasional agar sesuai dengan aturan tata ruang yang berkelanjutan.