Pemukiman dan Wisata di Puncak Melanggar Tata Ruang, Ini Kata Menteri LH

FAZ • Thursday, 6 Mar 2025 - 19:14 WIB

BOGOR — Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol mengungkapkan adanya perubahan tata ruang di Puncak, Bogor, Jawa Barat, yang menyebabkan banjir besar pada 2 Maret 2025 di Puncak dan Jakarta. Perubahan tersebut mengalihkan kawasan hutan lindung menjadi kawasan pertanian, yang kemudian berkembang menjadi pemukiman dan area wisata.  

"Sehingga kita agak bertanya-tanya tetapi kami akan dalami, kenapa di 2022 itu berubah menjadi kawasan pertanian. Ini tentu berimplikasi kepada kemudian maraknya permukiman. Padahal di hulu ini sebenarnya nggak boleh ada apa-apa," kata Hanif di Puncak, Bogor, Kamis (6/3/25).  

Hanif juga menyoroti penggunaan badan sungai sebagai area resort. Salah satunya adalah tempat wisata "Hibisc Fantasy" yang berada di tengah kawasan hulu Sungai Ciliwung. Keberadaan tempat wisata tersebut dianggap sangat berbahaya karena berada di kawasan resapan air.  

"Kemudian, ada bahkan badan sungai yang digunakan sebagai resort terkenal. Saya nggak boleh sebut namanya, tapi seperti yang kita lihat tadi, tempat wisata seperti Aladin (Hibisc Fantasy) pas di tengah (kawasan hulu) juga. Posisi ini yang kemudian menimbulkan bencana tanggal 2 Maret," ujarnya.  

Hanif menegaskan bahwa pemerintah akan mendalami lebih lanjut dan melakukan penyidikan terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab, termasuk pengelola Hibisc Fantasy, Jaswita. Menurutnya, keberadaan resort di tengah aliran sungai sangat membahayakan lingkungan dan masyarakat sekitar.  

"Apakah ini segel-segel saja? Tidak. Kita akan segera meningkatkan ke penyidikan karena kondisi alamnya sudah mengalibrasi bahwa dengan kondisi ini akan terjadi banjir. Kerugian bisa mencapai ratusan miliar hingga triliunan rupiah. Kemudian, satu orang melayang, satu jiwa itu nggak boleh melayang karena kelalaian kita," tegasnya.