Barca Menang Tipis atas Benfica Meski Bermain dengan 1 Kartu Merah  

FAZ • Thursday, 6 Mar 2025 - 14:25 WIB

JAKARTA - Barcelona meraih kemenangan penting 1-0 atas Benfica di leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis (6/3/2025) dini hari WIB, meski harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-22. Gol tunggal Raphinha dan performa gemilang kiper Wojciech Szczesny menjadi kunci kemenangan di Estadio Da Luz ini.  

Barcelona langsung menghadapi tekanan sejak menit pertama. Kerem Akturkoglu melepas tembakan yang dipukul keluar oleh Szczesny. Meski sempat menciptakan peluang melalui Dani Olmo dan Robert Lewandowski di menit ke-12, Barca justru mendapat pukulan berat saat Pau Cubarsi menerima kartu merah akibat tekel keras ke Vangelis Pavlidis yang sedang berlari ke arah gawang.  

Dengan satu pemain kurang, Barcelona bertahan mati-matian. Szczesny menjadi pahlawan dengan menyelamatkan sundulan tajam Akturkoglu di menit ke-43. Situasi semakin panas ketika suporter Benfica meluncurkan kembang api ke lapangan, menghentikan pertandingan sementara.  

Di babak kedua, Benfica terus mendominasi, tetapi Szczesny kembali berjaya menghalau tembakan Fredrik Aursnes. Di tengah tekanan, Barcelona justru mencetak gol lewat kesalahan fatal bek Benfica, Antonio Silva. Raphinha menyambar umpan ceroboh Silva, lalu melepaskan tembakan keras ke sudut kanan gawang pada menit ke-61.  

Benfica nyaris menyamakan kedudukan di menit ke-83 ketika Andrea Belotti dihadang Szczesny di kotak penalti. Namun, wasit membatalkan pelanggaran setelah VAR menunjukkan posisi offside Belotti. Peluang terakhir Joao Rego di menit akhir juga digagalkan oleh Marc Casado.  

Kemenangan ini menjadi bukti mentalitas Barcelona yang tetap solid meski bermain dalam kondisi tidak ideal. Szczesny, yang membuat lima penyelamatan krusial, dinobatkan sebagai man on the match. Sementara Raphinha membuktikan ketajamannya sebagai penentu kemenangan.  

Hasil ini memberikan keunggulan vital bagi Barcelona jelang leg kedua di Camp Nou. Bagi Benfica, kegagalan memanfaatkan keunggulan jumlah pemain menjadi pelajaran berharga. Mereka harus tampil lebih agresif di leg kedua untuk membalikkan keadaan.
(SHA)