Cegah Banjir Memburuk, BNPB Lakukan Modifikasi Cuaca di Jabodetabek

FAZ • Tuesday, 4 Mar 2025 - 13:04 WIB

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengumumkan akan melaksanakan operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jabodetabek hingga 8 Maret 2025. Langkah ini diambil untuk mengurangi intensitas hujan dan membantu mengatasi banjir yang melanda sejumlah wilayah.  

"Operasi modifikasi cuaca ini, BNPB akan melaksanakan sampai tanggal 8 Maret 2025. Mudah-mudahan dengan adanya OMC ini, paling tidak hujan akan kita kurangi untuk hari-hari ke depan," kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam konferensi pers daring, Selasa (4/3/25).  

Suharyanto menegaskan, pelaksanaan OMC akan mengikuti informasi peringatan dini cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Operasi ini diharapkan dapat meminimalkan potensi hujan deras yang dapat memperburuk kondisi banjir di wilayah Jabodetabek.  

Saat ini, sejumlah wilayah di Jabodetabek masih terendam banjir akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir. Di Jakarta, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 62 Rukun Tetangga (RT) dan 4 ruas jalan masih tergenang hingga Selasa (4/3) pukul 09.00 WIB.  

BNPB bekerja sama dengan berbagai pihak terkait dalam pelaksanaan OMC ini, termasuk TNI, BMKG, dan instansi lokal. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti informasi serta arahan dari pihak berwenang untuk menghindari dampak buruk banjir.  

Operasi modifikasi cuaca merupakan salah satu upaya yang kerap dilakukan pemerintah dalam mengendalikan kondisi cuaca ekstrem, terutama pada musim hujan. Teknik ini melibatkan penyemaian awan untuk mengendalikan pola hujan, dengan harapan hujan dapat turun di wilayah yang tidak padat penduduk atau di luar kawasan rawan banjir.