FILM Mickey 17 yang Bekerja untuk Mati, Demi Menyelamatkan Manusia

MUS • Tuesday, 4 Mar 2025 - 11:19 WIB

Genre: Sci-fi
Sutradara dan penulis: Bong Joon Ho 
Pemeran: Robert Pattinson, Naomi Ackie, Mark Ruffalo, Toni Collette 
Durasi: 2 jam 17 menit
Distributor: Warner Bros. Pictures
Mulai tayang di bioskop Indonesia: 5 Maret 2025 

Gaji kecil, ditransfer terlambat pula. 

Bos pemarah, lingkangan kantor tidak sehat, suasana toxic. 

Beban lebih besar dari tugas yang dijanjikan.

Perjalanan jauh dan macet menuju tempat kerja. 

Kalau kita berpikir pekerjaan sekarang menyebalkan, maka kita bisa 'relate' dengan Mickey (Robert Pattinson; "The Batman," "Tenet") dalam Mickey 17. Pekerjaannya adalah untuk mati berkali-kali, menjadi semacam percobaan untuk kelancaran misi luar angkasa ambisius. 

Mickey harus merasakan dampak radiasi matahari, serangan alien, menjelajah goa es, infeksi virus, bahkan merasakan udara di planet baru. Berkat tugas pekerjaan yang dijalani Mickey, para penumpang dalam pesawat luar angkasa, bisa hidup lebih nyaman karena segala resiko penyakit maupun kecelakaan, sudah dirasakan dan diantisipasi lebih dulu. 

Imbalannya tak seberapa, bahkan semua orang tampak meremehkan, tetapi Mickey tak akan dibiarkan mati sia-sia. Dengan kecanggihan teknologi melalui mesin pencetak tubuh, Mickey akan dikembalikan seperti semula lengkap dengan memori dan kenangan sepanjang hidupnya, untuk kembali menjalani pekerjaan yang seluruhnya beresiko mati.

Beruntungnya, di sela pekerjaan yang berat, Mickey bertemu pujaan hati bernama Nasha (Naomi Ackie: "Star Wars: Episode IX – The Rise of Skywalker"), salah satu aparat di pesawat. Hubungan asmara keduanya mewarnai keseruan sepanjang Mickey 17.

Misi luar angkasa dipimpin oleh politisi Kenneth Marshall (Mark Ruffalo) dan istri Ylfa (Toni Collette). Mereka bertekad mencari dan menghuni planet baru untuk kehidupan lebih baik. Dialog dan perilaku keduanya seolah menyindir para politisi yang menghalalkan segala cara demi kepentingan pribadi. 

Konflik makin meruncing ketika Mickey ternyata tercetak menjadi dua. Mickey yang sebutlah bernama Mickey 17 bertemu Mickey yang lain sehingga menimbulkan kehebohan. Pertemuan dua sosok serupa tersebut juga terasa meyakinkan dengan efek visual dan ekspresi para pelakonnya. 

Penonton pun diajak mengalami pengalaman layar lebar inovatif, yang diarahkan dan ditulis oleh Bong Joon Ho, pemenang Academy Award untuk "Parasite". Bong menulisnya dari novel karya Edward Ashton tahun 2022, Mickey 7. 

“Konsep dasar fiksi ilmiah novel itu sangat menarik, tetapi saya terkesima oleh sentuhan manusiawi cerita itu,” kata Bong. “Konsep itu menyentuh hati manusia dan naluri yang kita miliki. Dari situ, saya merasa yakin bisa menarik banyak komedi hitam, humor, dan segala macam emosi yang menarik. Saya tahu bahwa meskipun ini adalah cerita fiksi ilmiah, cerita itu tidak akan terasa seperti fiksi ilmiah. Cerita itu akan bercerita tentang kondisi manusia sehari-hari.”

Sementara itu, aktor utama Robert Pattinson menyebut Mickey sebagai karakter rumit. “Sekilas, dia tampak seperti orang bodoh, tetapi sebenarnya tidak. Dia memiliki keinginan yang cukup spesifik. Dia polos dan naif dalam banyak hal. Dia berasal dari tempat yang sangat terluka dan dia mencoba mengatasi banyak trauma, tetapi itu terwujud dengan terlihat cukup konyol bagi orang lain. Tetapi itu tidak konyol baginya,” terang Pattinson. 

Karenanya, selamat berkenalan merasakan pengalaman Mickey, yang seru, menyedihkan, sekaligus konyol di sana-sini, sampai akhirnya terasa pesan mendalam tentang esensi kehidupan kita.