
JAKARTA - Manchester United berhasil meraih kemenangan penting 3-2 atas Ipswich Town di Old Trafford, Kamis (27/2/2025) dini hari WIB. Meski bermain dengan 10 pemain selama hampir satu babak penuh, Setan Merah menunjukkan mentalitas kuat untuk mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir.
Ipswich sempat mengejutkan lewat gol cepat Jaden Philogene di menit ke-4, memanfaatkan blunder defensif Andre Onana dan Patrick Dorgu. Namun, MU membalas dengan dua gol beruntun: gol bunuh diri Sam Morsy (18’) dan sundulan Matthijs de Ligt (33’). Situasi rumit terjadi saat Dorgu mendapat kartu merah karena tekel keras ke Omari Hutchinson (40’). Ipswich menyamakan kedudukan di injury time babak pertama melalui Philogene (45+3’).
Di babak kedua, dengan 10 pemain, Alejandro Garnacho menjadi pahlawan lewat gol kemenangan di menit ke-76. Kemenangan ini mengangkat MU ke peringkat 13 klasemen sementara, sementara Ipswich tetap di zona degradasi.
Matthijs de Ligt, bek tengah MU, mengakui timnya menunjukkan kemajuan meski masih ada celah.
“Saya pikir ini adalah kemenangan yang diperjuangkan keras. Bermain dengan 10 pemain di babak kedua, tetapi tetap bisa mencetak gol, itu pencapaian yang bagus,” ujar De Ligt kepada MUTV.
Ia juga menyoroti kesalahan defensif yang harus diperbaiki.
“Dua gol Ipswich berasal dari kesalahan yang seharusnya bisa dihindari. Tapi secara umum, ada peningkatan dibanding laga sebelumnya. Kami harus lebih baik, terutama di lini belakang,” tambahnya.
Kemenangan ini menjadi angin segar bagi MU setelah sebulan penuh hasil mengecewakan. De Ligt yakin momentum ini bisa membawa kepercayaan diri jelang laga Piala FA kontra Fulham di Old Trafford akhir pekan ini.
“Ini kemenangan sangat penting. Bermain dengan 10 pemain dan skor 2-2 di babak pertama adalah situasi sulit, tapi kami berhasil. Semoga ini jadi awal baik,” Tutup De Ligt.
Dengan tiga poin ini, MU kini fokus pada Piala FA. Tantangan Fulham akan menjadi ujian apakah mereka benar-benar telah bangkit dari keterpurukan.
(SHA)