
Genre: Komedi romantis
Sutradara: Michael Morris
Pemeran: Renée Zellweger, Chiwetel Ejiofor, Leo Woodall, Jim Broadbent, Gemma Jones, Isla Fisher, Colin Firth, Hugh Grant
Berdasarkan novel Helen Fielding
Durasi: 2 jam
Distributor: Universal Pictures
Mulai tayang di bioskop Indonesia: 14 Februari 2025
Happy Valentine's Day!
Nonton film romantis di bioskop biasanya menjadi pilihan tepat menghabiskan hari kasih sayang bersama pasangan dan orang-orang terkasih.
Bridget Jones Mad About The Boy menawarkan hiburan komedi romantis, yang siap membuat kita tersipu malu sampai tertawa lepas, sekaligus reuni dengan salah satu jalan cerita cinta segita tak terlupakan, pada era awal tahun 2000-an.
Baik, cerdas, dan mudah bergaul, Bridget menikmati status lajangnya, tetapi tampaknya tidak bisa mendapatkan keberuntungan dalam hal cinta atau seks (atau lebih tepatnya, keduanya).
Adaptasi novel karya Helen Fielding, yang dibintangi Renée Zellweger ini, tidak hanya menjadi hits secara global, tetapi juga menjadi komedi romantis terlaris, menghasilkan lebih banyak pendapatan global daripada The Fast and The Furious, Lara Croft: Tomb Raider, dan The Princess Diaries.
Bridget Jones bahkan mengantar Zellweger mendapatkan nominasi Oscar® pertamanya, mengubah prinsip romansa modern, sekaligus sosok sentral perempuan yang romantis.
Pemikiran dan nasib perjalanan cinta Bridget yang terjadi jauh di London, tetapi terasa dekat pada kehidupan sehari-hari, kembali menyapa penggemar setia sekaligus fans barunya.
Dalam 20 tahun ditampilkan di layar lebar, Bridget telah berevolusi bersama para penontonnya, menemukan cinta dengan Mark Darcy, memiliki anak, dan membangun kehidupan yang bahkan akan membuat iri.
Sekarang, dalam Bridget Jones: Mad About the Boy, Bridget tiba-tiba menjadi janda di usia paruh baya, ibu dari dua anak, bergulat dengan kesedihan dan berjuang untuk menemukan kembali dirinya, dan tempatnya, dalam realitas baru.
Dia masih berhubungan dekat dengan mantan terindah, Daniel Cleaver (Hugh Grant), yang kini sudah memasuki zona persahabatan orang dewasa. Daniel masih tetap genit namun bisa diterima di keluarga kecil Bridget.
Bukan CLBK (cinta lama bersemi kembali), Bridget Jones kembali dihadapkan dengan dua pilihan cinta segitiga, seperti tiga edisi film sebelumnya. Kali ini, Bridget yang 'single parent' bertemu mahasiswa ganteng, Roxster (Leo Woodall).
Roxster menumbuhkan lagi semangat Bridget untuk kembali menemukan cinta setelah hidup sendiri selama 4 tahun. Anak muda tersebut juga memiliki segalanya untuk menjadi pasangan ideal, meski terpaut usia cukup jauh.
Pilihan kedua tak disangka datang dari guru anaknya, bernama Pak Walliker (Chiwetel Ejiofor). Seperti ketertarikan dengan Mark Darcy yang kalem, kaku, tetapi hatinya sangat lembut; Pak Walliker digambarkan sangat tegas, rasional, dan memperhatikan hal-hal kecil pada Bridget.
Selanjutnya, kita akan menyaksikan Bridget yang bersenang-senang dalam percintaan, sekaligus memahami percakapan-percakapan mendalam tentang perjalanan kehidupan, rasa kehilangan, kerelaan, sampai kematian.
Meski begitu, adegan dan dialog seperti komedi romantis pada umumnya tetap sukses membuat penonton merasa berbunga-bunga. Sampai akhir, kesan reuni dan nostalgia terus menerus ditampilkan dalam simbol maupun dokumentasi adegan Bridget Jones pada masa lalu.