Program Cek Kesehatan Gratis Dimulai, PCO: Kado dari Negara untuk Rakyat

MUS • Tuesday, 11 Feb 2025 - 12:24 WIB
Warga lansia Ridwan (kiri) berbincang dengan Wamen Transmigrasi Viva Yoga Mauladi

Jakarta - Hujan turun membasahi Puskesmas Tebet di Jakarta Selatan, pada Senin pagi (10/2/2025), tak menghalangi warga lansia Ridwan (78) untuk menjalani cek kesehatan gratis yang diberikan pemerintah, tepat pada hari pertama peluncurannya.  

Menerima undangan via Whats App dari Kementerian Kesehatan pada beberapa hari sebelumnya, Ridwan mengunduh aplikasi Satu Sehat dan langsung mencoba mengunjungi Puskesmas Tebet, yang biasa didatanginya. 

Setelah hampir 1 jam, Ridwan menyelesaikan berbagai tahap pengecekan dengan hasil yang baik. Pengalaman serupa juga dialami lansia lainnya, Ivonne (72), yang sebenarnya belum pernah mengecek kesehatan maupun berobat ke Puskesmas Tebet.

Ivonne menyelesaikan beberapa tahap pemeriksaan, di antaranya tingkat aktivitas fisik, status gizi, gigi, tekanan darah, gula darah, resiko stroke, jantung, kanker leher rahim, kanker paru, kanker usus, fungsi ginjal, kanker payudara, mata, telinga, kesehatan jiwa, hepatitis B, hepatitis C, dan fibrosis / sirosis hati.

Ivonne bersyukur hasil pemeriksaannya dinyatakan baik setelah dibacakan secara lisan oleh petugas. "Katanya kalau nanti ada keluhan, bisa kembali ke Puskesman, tetapi tadi Alhamdullilah hasinya bagus," cerita Ivonne. 

Meski baru pertama kali menjalani cek medis, dia mengajak masyarakat turut mengikuti program Cek Kesehatan Gratis. "Semoga semua sehat, kalau bisa semua periksa, kalo bisa dicoba ramai-ramai oleh masyarakat," ujarnya. 

Kado untuk Rakyat

Puskesmas Tebet menjadi salah satu fasilitas kesehatan yang sudah mengadakan Cek Kesehatan Gratis pada hari pertama 10 Februari 2025, dan dikunjungi langsung oleh Wamen Transmigrasi Viva Yoga Mauladi disertai Deputi I Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO, Presidential Communication Office) Isra Ramli.

Keduanya meninjau dan sempat berbincang langsung dengan peserta program tersebut, baik dari kalangan lansia maupun ibu-ibu yang membawa buah hati balitanya. Sekitar 128 juta warga Indonesia di seluruh Indonesia, akan dilayani dalam Cek Kesehatan Gratis, sebagai pendukung program Makan Bergizi Gratis.

"Cek Kesehatan Gratis dilaksanakan sesuai amanat konstitusi dan Asta Cita, janji Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada seluruh masyarakat Indonesia," terang Wamentrans Viva Yoga.

Sementara Isra Ramli menyebut program tersebut merupakan kado ulang tahun dari negara untuk rakyat, didukung kesiapan Puskesmas yang disebut sangat baik. "Program Cek Kesehatan Gratis dimulai hampir satu bulan setelah Makan Bergizi Grati pada Januari lalu, pada 10 Februari, langsung dipenuhi janji kedua Prabowo," katanya.

Menurutnya antusiasme masyarakat sangatlah tinggi dengan Kementerian Kesehatan sebagai leading sector, lembaga yang sudah sangat lama sehingga programnya berjalan sangat baik. 

"Kita dengan cek kesehatan gratis membantu masyarakat memiliki rekam jejak medis agar bisa tetap sehat. Tidak sekadar budaya, tetapi juga perubahan perilaku agar orang lebih peduli dengan catatan mediknya melalui Aplikasi Sehat," terang Isra.

Dukungan RS Swasta

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Drg. Widiawati, MKM menyebut, dukungan RS swasta akan dilibatkan secara bertahap, khususnya bagi yang sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, tetapi saat ini seluruh Puskesmas di Indonesia mengadakan program Cek Kesehatan Gratis. 

Dalam kesempatan terpisah, program Cek Kesehatan Gratis diapresisasi pengelola RS swasta. "Program cek kesehatan gratis merupakan program yang baik sekali," tegas CEO & Deputy President Director PT Siloam International Hospitals Tbk Caroline Riady, Minggu (9/2/2025).

Menurutnya, program Cek Kesehatan Gratis dapat turut menanggulangi persoalan kesehatan di Indonesia. "Ïntinya adalah mencegah lebih baik daripada mengobati, masalah kesehatan tidak akan selesai kalau kita tidak berusaha mencegah dan mendeteksi dini secara rutin," kata Caroline. 

Dengan 41 rumah sakit dan 60 klinik termasuk di daerah terpencil seperti Soe - NTT, Caroline berkomitmen siap mendukung pemerintah. 

"Kita sangat ingin untuk menjadi bagian dari program pemerintah Cek Kwsehatan Gratis," tutup Caroline saat menghadiri kegiatan lari dalam rangka kampanye kesadaran kanker MRCCC Run for Hope.