Tingkatkan Kompetensi Fisioterapi Atasi Gangguan Otot dan Sendi, Prodi Fisioterapi Fakultas Vokasi UKI Selenggarakan Pelatihan Terapi Manual

ANP • Tuesday, 11 Feb 2025 - 07:33 WIB

JAKARTA - Para ahli fisioterapi dari berbagai wilayah di Indonesia mengikuti pelatihan terapi manual untuk penanganan kasus gangguan otot dan sendi. 

Program Studi Sarjana Terapan Fisioterapi Fakultas Vokasi Universitas Kristen Indonesia (UKI) menyelenggarakan pelatihan tingkat internasional atas kerja sama dengan Institute for Physical Therapy Advancement (IPTA).

“Pelatihan Orthopedic Manual Physical Therapy for Cervical Thoracic Spine and Ribcage ini dilaksanakan dari tanggal tanggal 7 hinga 9 Februari 2025. Bertujuan untuk meningkatkan kompetensi fisioterapis dalam intervensi terapi manual untuk penanganan kasus muskuloskeletal atau gangguan otot dan sendi. Pelatihan kali ini berfokus pada bagian tubuh leher dan pundak (cervical thoracic dan ribcage),” ujar Ketua Program Studi Fisioterapi, Program Sarjana Terapan, Lucky Anggiat Panjaitan, S.Tr.Ft., M. Physio di Ruang Lab Multi Prodi Fisioterapi, UKI Cawang.

Lucky mengutarakan dalam menangani pasien yang mengalami gangguan otot bagian tubuh leher dan pundak, fisioterapis dapat memberikan beberapa intervensi sesuai dengan kebutuhan pasien. Seperti terapi manual, terapi latihan dan terapi elektrofisis. Namun pada utamanya, fisioterapis akan memberikan kombinasi terapi manual dan latihan.

“Fisioterapis akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu untuk menentukan diagnosis kondisi pasien, kemudian menentukan problematik dan menyusun rencana program fisioterapinya,” jelas Lucky Anggiat Panjaitan 
“Setelah itu diberikan tindakan sesuai kebutuhan pasien dan melakukan evaluasi, baik periodik maupun kumulatif. Intervensi pada kondisi gangguan leher dan pundak umumnya harus dengan pertimbangan yang baik, seperti contoh pemberian terapi manual dan latihan sudah terbukti efektif,” kata Lucky.

Lucky menambahkan bahwa beberapa teknik terapi manual memang harus dengan benar dan hati-hati penggunaannya, seperti manipulasi (membunyikan sendi) pada daerah cervical (leher). 

“Hal tersebut dapat dilakukan namun dengan benar-benar mempertimbangkan kondisi medis pasien dan tidak ada red flag atau gangguan lain yang mungkin memperburuk kondisi. Sehingga, intervensi yang diberikan harus sesuai dengan kondisi. Dalam pelatihan, nantinya akan dijelaskan kapan dan bagaimana kita menerapkan terapi manual manipulasi sendi dengan tepat,”ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Dekan Fakultas Vokasi UKI, Dr. Maksimus Bisa Lado Purab, SKM., SSt.Ft., M.Fis mengutarakan cara pencegahan agar tidak terjadi gangguan otot leher dan pundak. 

“Secara umum, seharusnya menggunakan latihan sendiri di rumah, dengan supervisi atau saran dari fisioterapi. Tentunya juga melakukannya dengan baik dan benar sesuai dosis anjuran. Kemudian, melakukan pola hidup yang aktif, tidak sedenter dan tidak bekerja dalam postur yang statis terlalu lama,”jelas Doktor pada Program Pendidikan Jasmani ini.

Instruktur dalam pelatihan adalah Andrei Altavas, PT., D.Sc., MS., OCS., FAAOMPT yang merupakan fisioterapis berkewarganegaran Amerika yang sudah berpengalaman dan memiliki pendidikan subspesialistik dalam bidang Orthopedic Manual Physical Therapy dengan standar Internasional. 

“Beliau juga adalah presiden dari Institute for Physical Therapy Advancement (IPTA) yaitu lembaga pelatihan bagi fisioterapis yang bekerjasama dengan Prodi Fisioterapi Fakultas Vokasi UKI. Maka, kami mempercayakan beliau untuk menjadi instruktur dalam pelatihan kali ini, didasarkan pada keahlian, kompetensi dan pengalamannya,” jelas Maksimus. 

Program pelatihan ini adalah bagian dari satu program Certificate in Orthopedic Manual Physical Therapy (C-OMPT). C-OMPT merupakan program pelatihan dan sertifikasi profesional untuk fisioterapis dalam bidang terapi manual dengan mengikuti standar internasional.

Selama setahun, ada empat kali pelatihan yang berkelanjutan. Peserta harus mengikuti modul secara lengkap baru dinyatakan mendapat sertifikat kompetensi internasional yaitu Certificate in Orthopedic Manual Physical Therapy (C-OMPT).