Dosen dan Mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP UKI Gelar Pengabdian Masyarakat di SMA Yadika 4 Jatiwaringin Kota Bekasi

ANP • Thursday, 30 Jan 2025 - 07:38 WIB

Jatiwaringin – Dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Kristen Indonesia (UKI) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di SMA Yadika 4 Jatiwaringin Kota Bekasi pada Jumat, 24 Januari 2025. Acara ini berlangsung dari pukul 10.00 hingga 11.30 WIB dan dihadiri oleh sekitar 150 siswa. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah, Ibu Rahni Simbolon, S.Pd.

 

Kegiatan pengabdian ini merupakan implementasi dari visi Program Studi Pendidikan Biologi FKIP UKI yang berfokus pada keunggulan dalam pembelajaran, terutama dalam bidang biodiversitas, lingkungan, dan kearifan lokal. Dalam kesempatan ini, para siswa mendapatkan pelatihan dalam tiga aspek utama sebagai berikut.

  1. Pelatihan Wedang Uwuh. Wedang uwuh adalah minuman tradisional khas Yogyakarta yang terbuat dari campuran berbagai rempah seperti jahe, kayu secang, cengkeh, dan daun pala. Minuman ini memiliki berbagai khasiat, antara lain meningkatkan daya tahan tubuh, melancarkan peredaran darah, serta membantu mengatasi masuk angin. Pelatihan ini mengajak siswa untuk memahami manfaat biodiversitas dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam pemanfaatan tanaman obat tradisional.
  2. Pelatihan Teh Kombucha Teh kombucha merupakan hasil fermentasi teh dengan bantuan mikroba, terutama bakteri asam laktat dan ragi. Minuman ini dikenal memiliki banyak manfaat kesehatan, seperti meningkatkan sistem pencernaan, mendukung sistem imun, dan bersifat detoksifikasi. Dalam pelatihan ini, siswa diperkenalkan pada pentingnya peranan mikroba dalam proses fermentasi dan manfaatnya bagi kesehatan manusia.
  3. Pelatihan Kembang Goyang Salak Condet Kembang goyang adalah salah satu kue tradisional yang kini divariasikan dengan bahan khas lokal, yaitu salak condet. Salak condet merupakan salah satu buah endemik yang menjadi bagian dari biodiversitas lokal Jakarta. Selain memberikan cita rasa unik, kandungan antioksidan dalam salak condet juga bermanfaat bagi kesehatan. Pelatihan ini bertujuan untuk mengajarkan siswa tentang pentingnya menjaga dan mengembangkan kearifan lokal dalam bidang makanan tradisional.

Sebagai penutup kegiatan, Program Studi Pendidikan Biologi FKIP UKI memberikan berbagai simbolis kepada sekolah, termasuk torso manusia untuk menunjang pembelajaran biologi, serta produk-produk kewirausahaan biologi UKI seperti ecoenzyme, wedang uwuh, teh kombucha, dan kembang goyang salak condet. Selain itu, tanaman juga diserahkan sebagai simbol pelestarian lingkungan hidup.

Kepala Sekolah SMA Yadika 4 Jatiwaringin, Ibu Rahni Simbolon, S.Pd., menyambut baik kegiatan ini karena memberikan tambahan pengetahuan dan keterampilan bagi para siswa. "Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan wawasan baru kepada siswa tentang biodiversitas dan kearifan lokal, yang bisa bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Program Studi Pendidikan Biologi FKIP UKI, Dr. Drs. Sunarto, M.Hum., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. "Kami ingin menunjukkan kepedulian perguruan tinggi terhadap masyarakat, khususnya kepada siswa SMA, agar mereka lebih memahami pentingnya ilmu biologi dalam kehidupan sehari-hari," katanya.

Diharapkan melalui kegiatan ini, para siswa semakin memahami pentingnya biodiversitas, kearifan lokal, serta peranan mikroba dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk menanamkan semangat inovasi dan kewirausahaan berbasis biologi kepada generasi muda. Dengan adanya pengabdian masyarakat seperti ini, diharapkan terjadi sinergi antara pendidikan, lingkungan, dan budaya lokal dalam upaya menciptakan generasi yang peduli terhadap keberlanjutan lingkungan dan kesehatan masyarakat.