
Jatiwaringin – Dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Kristen Indonesia (UKI) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di SMA Yadika 4 Jatiwaringin Kota Bekasi pada Jumat, 24 Januari 2025. Acara ini berlangsung dari pukul 10.00 hingga 11.30 WIB dan dihadiri oleh sekitar 150 siswa. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah, Ibu Rahni Simbolon, S.Pd.
Kegiatan pengabdian ini merupakan implementasi dari visi Program Studi Pendidikan Biologi FKIP UKI yang berfokus pada keunggulan dalam pembelajaran, terutama dalam bidang biodiversitas, lingkungan, dan kearifan lokal. Dalam kesempatan ini, para siswa mendapatkan pelatihan dalam tiga aspek utama sebagai berikut.
Sebagai penutup kegiatan, Program Studi Pendidikan Biologi FKIP UKI memberikan berbagai simbolis kepada sekolah, termasuk torso manusia untuk menunjang pembelajaran biologi, serta produk-produk kewirausahaan biologi UKI seperti ecoenzyme, wedang uwuh, teh kombucha, dan kembang goyang salak condet. Selain itu, tanaman juga diserahkan sebagai simbol pelestarian lingkungan hidup.
Kepala Sekolah SMA Yadika 4 Jatiwaringin, Ibu Rahni Simbolon, S.Pd., menyambut baik kegiatan ini karena memberikan tambahan pengetahuan dan keterampilan bagi para siswa. "Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan wawasan baru kepada siswa tentang biodiversitas dan kearifan lokal, yang bisa bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi Pendidikan Biologi FKIP UKI, Dr. Drs. Sunarto, M.Hum., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. "Kami ingin menunjukkan kepedulian perguruan tinggi terhadap masyarakat, khususnya kepada siswa SMA, agar mereka lebih memahami pentingnya ilmu biologi dalam kehidupan sehari-hari," katanya.
Diharapkan melalui kegiatan ini, para siswa semakin memahami pentingnya biodiversitas, kearifan lokal, serta peranan mikroba dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk menanamkan semangat inovasi dan kewirausahaan berbasis biologi kepada generasi muda. Dengan adanya pengabdian masyarakat seperti ini, diharapkan terjadi sinergi antara pendidikan, lingkungan, dan budaya lokal dalam upaya menciptakan generasi yang peduli terhadap keberlanjutan lingkungan dan kesehatan masyarakat.