Mentrans Ajak Kadin Ciptakan Multiple Epicentrum di Wilayah Transmigrasi

FAZ • Thursday, 23 Jan 2025 - 00:27 WIB

JAKARTA – Menteri Transmigrasi (Mentrans), M Iftitah Sulaiman Suryanagara mengajak Kamar Dagang dan Industri (Kadin) untuk berkolaborasi menciptakan multiple epicentrum, atau banyak pusat pertumbuhan ekonomi, guna mendorong pengembangan potensi ekonomi baru di wilayah transmigrasi.  

Iftitah menjelaskan bahwa paradigma program transmigrasi saat ini masih berfokus pada pembentukan desa baru. Namun, ke depan, paradigma ini harus berubah menjadi penciptaan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi yang lebih luas dan berkelanjutan.  

“Paradigma saat ini adalah menciptakan desa baru, kalau dulu hanya memindahkan penduduk. Ke depan, menciptakan multiple epicentrum yang bisa memperkuat ekonomi baru di suatu kawasan,” ujar Iftitah dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (22/1/25).  

Lebih lanjut, Iftitah menegaskan bahwa fokus utama Kementerian Transmigrasi (Kementrans) saat ini tidak hanya sebatas pemindahan penduduk, tetapi juga mencakup hilirisasi industri, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta pengembangan pusat ekonomi baru di daerah transmigrasi.  

Untuk mencapai tujuan tersebut, Kementrans aktif menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk kementerian dan lembaga lain, masyarakat, pelaku usaha, serta akademisi.  

“Pengembangan tersebut juga harus melibatkan akademisi, sehingga program transmigrasi dijalankan oleh ahlinya,” ucapnya.  

Selain itu, Iftitah juga mengapresiasi keinginan Kadin dalam mendukung dan berperan aktif dalam pengembangan kawasan transmigrasi.  

Sementara itu, Wakil Ketua Kadin bidang Pembangunan Thomas Jusman menegaskan bahwa pihaknya siap bersinergi dengan Kementrans dalam berbagai program yang bertujuan membangun potensi ekonomi di daerah transmigrasi.  

“Peran Kadin sesuai Undang-Undang No 1 Tahun 1987 sebagai payung hukum dari pelaku usaha sebagai mitra strategis pemerintah, sehingga visi misi pemerintahan terwujudkan. Ada empat pilar strategis yaitu mewujudkan swasembada pangan, pertumbuhan ekonomi, inklusif, dan keberlanjutan,” jelas Thomas.  

Sebagai langkah awal, Kadin akan berkoordinasi dengan pengurus di tingkat daerah untuk mengidentifikasi potensi ekonomi yang dapat dikembangkan di kawasan transmigrasi.