
Genre: Suspense Thriller
Sutradara: Mel Gibson
Penulis: Jared Rosenberg
Pemeran: Mark Wahlberg, Michelle Dockery, Topher Grace
Produksi: Lionsgate
Durasi: 1,5 jam
Mulai tayang di bioskop Indonesia: 21 Januari 2024
Aktor Mel Gibson kembali beraksi di balik layar, kali ini mengarahkan Mark Wahlberg dalam Flight Risk. Pilot Daryl (Mark) diceritakan terbang dengan Deputy US Marshal Madelyn Harris (Michelle Dockery), yang membawa saksi kunci bernama Winston (Topher Grace), untuk dihadirkan dalam persidangan tindak kejahatan korupsi kelas kakap.
Ketiganya: Daryl, Harris, dan Winston akan menumpang pesawat bersama menjelajahi pegunungan di Alaska. Tujuan akhirnya, Winston dipastikan Harris, dapat memberi kesaksian untuk membuktikan kesalahan seorang mafia di New York.
Misi yang sederhana. Namun perjalanannya di antara deretan pegunungan di Alaska, sudah bisa memberikan ketegangan dan ancaman tersendiri. Tabrakan dengan burung, telah terjadi. Lalu apa lagi?
Masalahnya, ketiga tokoh utama juga terlihat mencurigakan. Benarkah Daryl sekadar menerbangkan pesawat kecil yang terlihat tua? Kenapa saksi Winston yang berwajah lugu bisa terjerat hukum sehingga menjadikannya diborgol dan dirantai sepanjang penerbangan? Kondisinya terkesan diperlakukan bak penjahat berbahaya.
Kemudian sebagai protagonis yang terkesan jagoan sejak awal, Deputy Harris juga ternyata menyimpan masa lalu kelam. Krisis kepercayaan tak terhindarkan. Semua lapisan cerita pun terkuak dalam adegan demi adegan menegangkan, pilot Daryl ternyata pembunuh bayaran.
Di ketinggian 10 ribu kaki, pilot nekat itu harus dilumpuhkan padahal hanya dialah yang bisa mengendalikan pesawat. Deputy Harris perlu mengambil keputusan secara tepat, sambil mencari jalan untuk menerbangkan pesawat, mengatasi kejahatan si pilot, dan yang terpenting selamat sampai landasan terdekat.
Karya Mel Gibson, Flight Risk menyajikan segala unsur menegangkan melalui dialog dan adegannya. Meski hanya dibintangi 3 pelakon di layar, penonton tetap menikmati serunya jalannya cerita ditambah penggambaran yang meyakinkan.
Selain itu, kita diajak bertanya-tanya sepanjang Flight Risk, tentang siapa lawan, siapa kawan, siapa pengkhianat, siapa setia, beserta segala resiko yang mengikutinya, lebih dari sekadar resiko penerbangan