Mensos Saifullah Yusuf Dorong Sekolah Rakyat untuk Anak dari Keluarga Miskin Ekstrem

ANP • Monday, 20 Jan 2025 - 09:39 WIB

Jakarta – Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengungkapkan perkembangan rencana program Sekolah Rakyat, yang dirancang untuk memberikan akses pendidikan unggulan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem. Program ini diharapkan dapat mencetak generasi muda sebagai agen perubahan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan komunitas mereka di masa depan.

Menurut Mensos, Sekolah Rakyat akan memberikan afirmasi penuh kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu agar mereka memiliki kesempatan meraih pendidikan terbaik. "Intinya, sekolah ini memang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin, khususnya miskin ekstrem, agar mereka dapat bersekolah di tempat unggulan," ujar Saifullah Yusuf di Jakarta, Senin (20/1/2025).

Mensos menambahkan bahwa tujuan utama program ini adalah menciptakan dampak jangka panjang. "Mungkin 7 tahun baru akan terasa dampaknya. Misalnya, anak-anak ini lulus SMA dalam 3 tahun, lalu melanjutkan kuliah selama 4 tahun. Setelah itu, mereka bisa kembali ke keluarga dan komunitas mereka untuk membantu meningkatkan kesejahteraan," jelasnya.

Saat ini, Kementerian Sosial sedang dalam tahap mematangkan konsep program Sekolah Rakyat. Mensos mengungkapkan pihaknya melibatkan berbagai ahli, termasuk Prof. Muhammad Nuh, untuk merancang pengelolaan program ini.

"Kami akan berkoordinasi dengan banyak pihak, termasuk Prof. Mufti, untuk memastikan program ini berjalan sesuai arah. Setelah konsep matang, kami akan melapor kepada Presiden," kata Gus Ipul.

Ia juga mengungkapkan bahwa Kementerian Sosial memiliki opsi memanfaatkan fasilitas balai-balai Kemensos yang ada untuk mendukung proses belajar-mengajar. Hal ini diharapkan dapat mempercepat implementasi program.

"Kami memiliki beberapa balai yang siap digunakan untuk proses belajar mengajar. Jika itu disetujui, pelaksanaannya tentu bisa lebih cepat," tambahnya.

Pembelajaran di Bulan Ramadan
Selain membahas Sekolah Rakyat, Mensos juga menyinggung pembelajaran di bulan Ramadan yang dinilainya sangat positif. "Pembelajaran di bulan Ramadan itu bagus sekali. Untuk kebijakan sekolah libur atau tidak, kita tunggu saja edaran resmi nanti," ujarnya.

Program Sekolah Rakyat ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam mendukung visi Presiden untuk memperhatikan kepentingan rakyat kecil. Dengan pendidikan sebagai fondasi, anak-anak dari keluarga miskin ekstrem diharapkan mampu memutus rantai kemiskinan dan menjadi pemimpin masa depan yang membawa perubahan positif bagi bangsa.