Pertemuan Mensos dan Wamen PKP Bahas Integrasi Program dan Data Tunggal untuk Tingkatkan Pelayanan kepada Masyarakat

ANP • Monday, 20 Jan 2025 - 09:29 WIB

Jakarta – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf bersama Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Wamen PKP) Fahri Hamzah menggelar pertemuan untuk membahas integrasi program antar-kementerian. Pertemuan ini menyoroti pentingnya penggunaan data tunggal dan kolaborasi lintas lembaga dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di sektor sosial dan perumahan.

Mensos Saifullah Yusuf menegaskan bahwa arahan Presiden adalah memastikan setiap program kementerian berbasis pada data yang sama dan mutakhir. Data ini akan terus diperbarui melalui jalur formal, seperti musyawarah desa hingga pengesahan oleh bupati atau wali kota, serta jalur partisipasi masyarakat melalui mekanisme usul dan sanggah.

"Kita harus bekerja dengan data yang sama agar program di lapangan saling memperkuat dan memiliki daya jangkau yang lebih luas," ujar Saifullah Yusuf di Kemensos, Senin (20/1/2025).

Sementara, Wamen Perumahan dan Kawasan Permukiman, Fahri Hamzah mengapresiasi data perumahan yang dimiliki Kemensos, yang nantinya akan diintegrasikan ke dalam data reksosek nasional.

Menurutnya, langkah ini akan membantu pemerintah dalam mengadvokasi kondisi masyarakat secara lebih efektif.

"Kami sedang mempersiapkan regulasi untuk mempercepat kerja perumahan di seluruh Indonesia. Insyaallah, mulai Maret, data tunggal ini bisa digunakan secara masif," kata Fahri.

Kemensos dan Kementerian PKP juga sepakat memperkuat kolaborasi program, terutama dalam sanitasi, perumahan sosial, dan program keluarga harapan (PKH).

Rumah Daerah Rawan Bencana

Terkait perumahan bagi korban bencana, Fahri mengungkapkan bahwa saat ini terdapat sekitar 5.000 unit rumah bencana yang tersebar di beberapa titik. Rumah-rumah ini siap dimobilisasi ke lokasi bencana bekerja sama dengan BNPB.

"Dengan data yang semakin real-time, respons pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat akan semakin cepat," tambahnya.

Salah satu tantangan yang dibahas adalah kurangnya integrasi program antara kementerian dengan pemerintah daerah. Mensos Saifullah Yusuf menekankan pentingnya sinergi ini agar program-program pemerintah lebih efektif dan tepat sasaran.

"Kami bersama Pak Fahri sepakat memperkuat kolaborasi, khususnya dalam sanitasi yang menjadi salah satu prioritas nasional. Langkah-langkah konkret akan segera dilakukan, mulai dari kebijakan hingga implementasi di lapangan," jelasnya.

Kepuasan Publik yang Tinggi

Di akhir pertemuan, Fahri menyebut survei terbaru menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan saat ini cukup tinggi. Hal ini menjadi motivasi bagi kedua kementerian untuk terus bekerja keras memenuhi harapan masyarakat.

"Kami optimis program sosial dan perumahan yang terintegrasi ini akan memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat," tutup Fahri.

Pertemuan ini menjadi awal dari langkah konkret kedua kementerian dalam menghadirkan solusi sosial dan perumahan yang lebih efektif, cepat, dan terintegrasi untuk masyarakat Indonesia.