Ikut Tren Koin Jagat? Kenali Risikonya Sebelum Terlambat!

FAZ • Tuesday, 14 Jan 2025 - 16:15 WIB

JAKARTA - Koin Jagat, game online yang menggabungkan dunia virtual dan nyata, telah menjadi trend di kalangan masyarakat. Sayangnya, popularitas game ini juga diiringi kekhawatiran akan potensi kerusakan fasilitas umum dan bahaya yang mengintai anak-anak.

Psikolog anak Vera Itabiliana, mengungkapkan keprihatinannya terhadap anak-anak yang didorong oleh prinsip kesenangan (pleasure principle), cenderung mengabaikan risiko demi mendapatkan reward.

"Game online yang mengharuskan pemainnya berkeliaran di luar rumah dan tidak memikirkan risiko bahaya, sangat  mengkhawatirkan,” ucap Vera kepada Radio MNC Trijaya dalam program Trijaya Hot Topic Pagi (14/1/25).

Vera menambahkan bahwa anak-anak cenderung mengabaikan risiko demi mendapatkan reward, sehingga permainan seperti Koin Jagat yang menawarkan tantangan dan sensasi berburu harta karun sangat menarik bagi mereka.

Selain itu, Vera menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi dan mendidik anak. Batasan waktu bermain, edukasi tentang penggunaan media sosial yang bijak, serta pemahaman tentang konsekuensi tindakan sangat penting. Mereka perlu diajarkan untuk tidak membahayakan diri sendiri dan orang lain, serta untuk tidak merusak fasilitas umum.

Sementara itu, Vera juga mengingatkan bahwa pihak pengembang game memiliki tanggung jawab sosial, memperhatikan rating usia dan dampak dari game yang mereka buat. Lebih lanjut, Vera berpendapat game ini tidak cocok untuk anak di bawah 21 tahun karena otak mereka masih memprioritaskan reward dibandingkan risiko.

"Pihak pembuat game tentu saja harus punya social responsibility ya, tanggung jawab sosial bagaimana produk saya itu dampaknya seperti apa sih, gitu ya antara lain mungkin adanya rating usia di game," tegas Vera

Koin Jagat menyimpan potensi bahaya yang signifikan bagi anak-anak. Kerjasama antara orang tua, pengembang game, dan pemerintah sangat diperlukan untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan anak-anak. Regulasi yang lebih ketat juga perlu dipertimbangkan untuk melindungi anak-anak dari risiko yang ditimbulkan oleh permainan ini. (BTR)