
Jakarta - Gerakan sosial OK OCE, yang didirikan pada 12 Desember 2016 telah mencapai usia kedelapan. Tahun ini, hari jadi OK OCE dirayakan lewat acara bertajuk “OK Fest”, dimana keseruan rangkaiannya terdiri dari Fun Run, Talkshow, hingga Exhibition.
Acara ini merupakan bagian dari komitmen OK OCE untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penguatan UMKM dan pemberdayaan wirausaha.
Rangkaian anniversary OK OCE kedelapan dimulai dengan kegiatan Fun Run bersama Sandiaga Uno di kawasan Kebayoran, dilanjutkan dengan talkshow dan exhibition UMKM di Aula At Taqwa Sriwijaya, Jakarta Selatan, pada Minggu (15/12/2024).
“Teruslah bergerak OK OCE, ekonomi kita tumbuh lima persen pada tahun ini, namun target pemerintah adalah delapan persen. Kita harus terus berkontribusi untuk menggerakkan ekonomi Indonesia, juga menciptakan produk produk yang lebih bisa diandalkan untuk menjadi tuan rumah di negeri sendiri," ujar Sandiaga Uno selaku Founder OK OCE.
Sandiaga mendorong UMKM untuk terus berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan menciptakan produk lokal yang berdaya saing, memanfaatkan berbagai fasilitas seperti pelatihan, pendampingan, pembiayaan, dan pemasaran. Ia juga mengajak OK OCE untuk memanfaatkan perkembangan teknologi.
“Pesan saya untuk OK OCE di 2025, gunakanlah teknologi seperti AI dengan bijak, yakni untuk mendapatkan informasi bagaimana kita bisa menekan cost,” tutup Sandiaga.
Iim Rusyamsi selaku Ketua Umum OK OCE menyoroti betapa pentingnya meningkatkan kapasitas pengusaha lokal, mengatasi tantangan seperti keterbatasan pasar modal dan keterampilan, serta memperluas kolaborasi dengan sektor swasta dan digitalisasi.
OK OCE merupakan gerakan sosial penciptaan lapangan kerja berbasis wirausaha. Oleh karena itu, OK OCE bersinergi untuk memberdayakan UMKM dan terus mendorong pertumbuhan perekonomian, sehingga akan semakin banyak lapangan kerja yang tersedia.
“Sangat penting untuk meningkatkan kapasitas pengusaha lokal Indonesia, sehingga dalam acara OK Fest turut dihadiri oleh para pengusaha lokal dan pentahelix atau kerjasama dari aspek media akademisi, pemerintah, hingga ekonomis. Hari ini akan dibahas bagaimana upaya dalam meningkatkan kapasitas kita untuk membantu pertumbuhan ekonomi yang menjadi target luar biasa yaitu delapan persen," ungkap Iim.