
Jakarta - Perhimpunan Doktor Umum Indonesia -PDUI gelar kongres ke 5 di Jakarta Kongres ini diarahkan melakukan pertemuan dan membahas berbagai hal terkait dengan dunia kesehatan. Adapun tema dalam kongres ini adalah Penguatan Ketahanan Nasional Bidang Kesehatan melalui Peran dan Fungsi Dokter Umum di Sektor Pelayanan Prima yang berkeadilan untuk Rakyat Indonsia.
Dalam kesempatan itu,Presidium PDUI Dr. Imelda Datau, MM, SAg mengatakan kongrws ini membahas diantaranya terkait kolegium dan penyesuaian dokter umum terhadap UU kesehatan.
“ Kolegium dan organisasi Profesi dokter umum sebaiknya bersifat independen dan metral tanpa campur tanganpemerintah. Karena sudah sepatutnya kolegium dpaat mengambil keputusan sesuai dengan pemangku kepentingan yakni para dokter,” ujarnya kepada Media, Jakata, Jum’at (13/12).
Selain itu, Imelda menekankan dokter umum juga sebaiknya terus diperhatikan keberadaannya di tanah air, Sebab seama ini masih terdapat dokter umum yang tidak diperhatikan.
“ Dokter umum yang jumlahnya besar di sejumlah daerah, banyak dokter umum yang masih memiliki gaji dibawah UMR,” dokter Imelda.
Dalam kongres ini juga akan dibahas terkait peningkatan kialitas para dokter umum dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“ kita selalu berusaha untuk erus meningkatkan sekaligus mengawasi kualitas para dokter dalam membantu mengobati masyarakat termasuk medukung program penerintah ,” tuturnya.
Sementara itu, Deputy pemantapan nilai2 kebangsaan lemhanas RI Mayjen TNI Rido Hermawan MSC menulai Doker umum sebagai garda terdepan sekaligua momentum yang untuk menyakinakan akan membina dokter umum yang baik
“PDUI salah satu lembaga untuk seluruh anak bangsa, menyakinkan oriemstasi kebasaan yang berklanjutam,” kata Rido.
Rido mengharapkan karekter kebangsaan demgam baik dengam melayanj penderita atau pasien sebaiknya.
“ Dapat menjamim kesehatan rakyat dan harapan usia hidup bagi masyarakat,” tegas Rido.
Rido mengatakan dirinya hadir agar lemhanas bisa besinergi dalam peningkatan SDM berorientasi kepada kepemtingan nasional untuk indonesia emas.
“Agar dapat menghasikan Kesehatan prima dan kecerdasam tinggi dalam mendukung indonesia emas. Selain itu langkah untuk mencegah angka stunting tidak boleh dilakukan secara pihak namun melibatkan dokter, mental, spritual bangsa,” tamdasnya
Disis lain, Ketua panitia pelaksana sekaligus Sekjen perhimpunan PDUI dr.Taupan Ichsan Tuarita mengatakan kita baru melaksanakan kongres ke 5 sebuah amanat dari Musker PDUI yang dihadiri teman-teman dengan seluruh Indonesia.
“Reorganisasi dan pengambilan keputusan terbaik dalam kongres ini yang berkaitan keberadaan dokter umjm,” ujatnya.
PengambilanTema ini mencoba ketahanan kesehatan di daerah perlu adanya penguatan.
“Disii lain kesehatan dengan regulasi yang baru bukan hanya dokter umum saja tapi keomitmen bersmaa lintas aektroral kemenkes dan kemendikbhd. Kesadaran seahat sehingga bisa menjadi daya ungkit dari sektor kebocoram anggaran,” terangnya,