AHY Berikan Hak Pilih di Pilkada Jakarta 2024, Soroti Keistimewaan Pemilu Serentak

FAZ • Wednesday, 27 Nov 2024 - 10:23 WIB

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memberikan hak pilihnya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2024. AHY menyalurkan suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 28 yang terletak di Cipete Utara, Jakarta Selatan, pada Rabu (27/11/2024) pagi.

Pantauan MNC Trijaya, AHY tiba di lokasi pada pukul 09.04 WIB menggunakan mobil pribadi, AHY disambut oleh sejumlah wartawan yang sudah menunggu.

“Sudah pada nyoblos belum?” sapa AHY kepada awak media.

Setelah melakukan pendaftaran, AHY mengikuti prosedur pencoblosan dengan tertib. Mulai dari menerima surat suara, mencoblos di bilik suara, hingga mencelupkan jari kelingkingnya ke tinta sebagai tanda telah menggunakan hak pilih.

Usai mencoblos, AHY mengungkapkan bahwa Pilkada 2024 memiliki makna istimewa karena untuk pertama kalinya, Pilkada digelar serentak di seluruh Indonesia.

“Alhamdulillah, pagi hari ini kita semua seluruh rakyat Indonesia terlibat dalam sebuah proses demokrasi yang luar biasa. Mengapa luar biasa? Karena pertama kali kita menyelenggarakan pilkada serentak di 37 Provinsi dan 507 Kabupaten/Kota,” ujar AHY usai melakukan hak pilihnya di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024 kepada  wartawan di TPU 28 Cipete Utara, Jakarta Selatan, pada Rabu (27/11/2024). 

Lebih lanjut, AHY menyampaikan bahwa Pilkada serentak ini bukan hanya menjadi momen bersejarah dalam perjalanan demokrasi, tetapi juga membawa harapan besar bagi masyarakat. Ia berharap hasil Pilkada ini dapat melahirkan pemimpin-pemimpin daerah yang dapat merealisasikan aspirasi dan kebutuhan masyarakat.

“Dengan harapan besar bahwa apapun hasil pilkada yang digelar hari ini akan menghadirkan bukan hanya harapan baru, tetapi juga mewujudkan segala yang diinginkan oleh masyarakat di berbagai daerah terhadap calon-calon yang dipilihnya,” tambah AHY.

AHY juga menyoroti pentingnya menjaga persatuan pasca kampanye yang penuh perdebatan. Ia mengajak masyarakat untuk memandang perbedaan pilihan sebagai bagian dari proses demokrasi yang sehat.

“Kita akhiri semua perbedaan semasa kampanye, tetapi pada akhirnya kita semua punya tujuan yang sama, yaitu membawa daerah kita lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.

Terkait pilihan politiknya, AHY memilih untuk menjaga kerahasiaan suara sesuai dengan prinsip pemilu langsung, umum, bebas, dan rahasia.

"Kita kan harus langsung umum bebas rahasia," kata AHY ketika ditanya siapa kandidat yang ia pilih.

Meski demikian, AHY mengungkapkan rasa optimisme terhadap pilihannya.

“Ya kita harus selalu optimis, ya harus selalu optimis,” ujarnya.

AHY juga menekankan bahwa demokrasi bukan hanya soal penyelenggaraan pemilu, tetapi juga kualitasnya. Ia mengingatkan bahwa Indonesia sebagai negara hukum harus menjunjung tinggi etika dan norma dalam setiap proses demokrasi.

“Demokrasi bukan hanya sekadar menjalankan pemilu, tetapi kualitas demokrasi itulah yang lebih menentukan arah bangsa kita ke depan,” pungkas AHY.