.jpeg)
Genre: Drama, Romance
Produser: Adam Ackland, Benedict Cumberbatch
Sutradara: John Crowley
Pemain: Andrew Garfield, Florence Pugh, Grace Delaney
Produksi: Studio Canal
Durasi: 107 Menit
Tayang 22 November di Seluruh XXI Indonesia
We Live in Time membawa kembali perasaan mengharu-biru sekaligus kebahagiaan selama menonton film romantis, yang rasanya sudah jarang bisa dibangun dari naskah-naskah film di masa sekarang. Bersumber dari Rotten Tomatoes sebuah web agregator ulasan film dan serial televisi dari kritikus profesional serta penonton umum, We Live in Time mendapat respon cukup positif dengan skor 78% dan mendapat banyak komentar baik mengenai penampilan dua protagonisnya yang memukau.
Tobias Durand (Andrew Garfield) merupakan karyawan kantoran biasa yang sedang mengurus perceraiannya, bertemu dengan Almut Bruhl (Florence Pugh) seorang koki sekaligus pemilik restaurant yang ternyata merupakan pelaku insiden tabrakan yang dialami Tobias.

Dari insiden itu, mereka mulai dekat hingga menjalin hubungan. Alurnya memang standar cerita romance biasa, dengan bumbu lelucon yang sungguh menghibur selama film berlangsung. Namun Live in Time menyuguhkan arti dari sebuah kata 'cinta' dan 'mencintai'.
Tobias mencintai Almut secara ugal-ugalan. Kebahagiaan Almut adalah kebahagiaannya, meski kebahagiaan Almut berarti melepas peluang kekasihnya itu untuk hidup lebih lama.
Almut menderita kanker ovarium stadium tiga, menjadikannya harus menjalani operasi pengangkatan rahim setengah atau seluruhnya. Perjalanan kehidupan cinta Tobias dan Almut dirangkum dengan sederhana namun indah dalam We Live in Time.
Tidak ada plot twits, tidak ada antagonis dalam film drama romantis ini. Semua mengalir dengan pelan namun anehnya sangat menghibur. Ini menjadi bukti betapa chemistry dari Andrew Garfield dan Florence Pugh tidak perlu diragukan. Saking manisnya mereka sebagai pasangan kekasih, menonton We Live in Time berarti siap-siap baper dan merona karena ikut bahagia melihat hubungan keduanya.

Keberhasilan We Live in Time tidak hanya menyajikan hal-hal romantis dan indah antara Tobias dan Almut, namun juga keharuan dan perjuangan mereka dalam memahami arti dari cinta yang mereka miliki.
We Live in Time sangat direkomendasikan untuk Pendengar Trijaya yang bosan dengan film action atau film horor yang sepertinya sedang menjamur di bioskop. Menonton We Live in Time bisa membawa kesegaran dalam referensi film romantis yang sudah pernah pendengar tonton. Pendengar Trijaya sudah bisa menonton We Live in Time mulai Jum'at, 22 November 2024 di seluruh XXI tanah air.