Pastikan Kelancaran Distribusi Logistik, KPU Prioritaskan Daerah Rawan Bencana

AKM • Sunday, 10 Nov 2024 - 07:41 WIB
Anggota Komisi Pemilihan Umum ( KPU) RI Yulianto Sudradjat - Tengah (Istimewa)

Batu - Jelang pelaksanaan pilkada pada 27 November 2024, distribusi logistik masih menjadi perhatian khusus KPU dan pemerintah. Anggota Komisi Pemilihan Umum ( KPU) RI Yulianto Sudradjat mengatakan lembaganya telah memetakan titik-titik rawan bencana sehingga distribusi logistik Pilkada Serentak 2024 harus melalui jalur udara dan laut.

"Ini sudah kami lakukan pemetaan jalur distribusinya karena distribusi ini kan juga berjenjang, dari KPU kemudian ke PPK di kecamatan, kemudian ke PPS di tingkat desa-kelurahan, kemudian H-1 PPS mengirim ke seluruh TPS," kata Yulianto, di lokasi distribusi Logistik, Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu (9/11).

Dia menjelaskan KPU menggunakan moda transportasi darat, laut, hingga udara untuk memastikan pendistribusian logistik Pilkada Serentak 2024 tiba sampai tempat tujuan sebelum hari pemungutan suara pada 27 November 2024.

"Kemudian yang terpencil, yang jauh-jauh juga bekerja sama dengan TNI, dengan Polri, Kementerian Perhubungan yang mempunyai armada yang sangat tangguh," ujarnya.

Yulianto mencontohkan untuk daerah-daerah seperti Papua, KPU membutuhkan helikopter untuk mendistribusikan logistik. Begitupun dengan daerah-daerah kepulauan, distribusi logistik menggunakan speedboat dan kapal laut.

"Untuk menembus daerah-daerah pedalaman, kami kadang di Papua butuh helikopter, di daerah-daerah kepulauan kami butuh speedboat, itu sudah terlaksana juga waktu pemilu serentak 2024," jelas Yulianto.

Sebelumnya, Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin memastikan kesiapan Pilkada Serentak 2024 yang akan berlangsung pada 27 November mendatang sudah mencapai 99 persen.

Pilkada 2024 akan digelar serentak di 545 daerah. Sebanyak 1.557 pasangan calon akan berkontestasi memperebutkan kursi kepala dan wakil kepala daerah, dengan 37 daerah di antaranya hanya diikuti calon tunggal.