Di HUT YJI ke-43, Annisa Pohan Dukung Program Skrining Kesehatan Gratis

FAZ • Saturday, 9 Nov 2024 - 11:10 WIB

JAKARTA - Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia (YJI), Annisa Pohan Yudhoyono, menyambut baik inisiatif Kabinet Merah Putih yang akan menghadirkan layanan skrining kesehatan gratis bagi warga yang berulang tahun. Program ini diyakini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan secara rutin.

“Kami sangat menyambut baik program ini. Dengan adanya skrining kesehatan gratis pada hari ulang tahun, masyarakat mendapat kesempatan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan, yang sangat penting karena tidak semua orang memiliki kesadaran untuk melakukannya secara rutin setiap tahun,” ujar Annisa usai perayaan HUT ke-43 YJI di Jakarta Pusat, Sabtu (9/11/2024).

Annisa menyoroti bahwa selain kurangnya kesadaran masyarakat dalam melakukan pemeriksaan rutin, akses layanan kesehatan juga masih belum merata di seluruh lapisan masyarakat. Dengan adanya skrining gratis ini, masyarakat diharapkan dapat melakukan deteksi dini terhadap penyakit kronis seperti jantung dan kardiovaskular, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.

"Deteksi dini khususnya pada penyakit jantung sangatlah penting. Jika ada kelainan, maka bisa ditangani lebih cepat, dan peluang kesembuhannya tentu akan lebih tinggi," tambah Annisa.

Sebagai informasi, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada Selasa (22/10/24), berencana memperkenalkan notifikasi skrining kesehatan bagi setiap warga pada hari ulang tahunnya. Menurut Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes, Dr. dr. Lucia Rizka Andalucia, notifikasi ini akan mempermudah masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan pada momen spesial mereka.

"Kami akan meluncurkan notifikasi skrining kesehatan di hari ulang tahun, sehingga setiap warga negara akan diingatkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan," jelasnya. Layanan ini sepenuhnya dibiayai oleh pemerintah, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan biaya.

Kemenkes juga berkomitmen memperluas akses skrining di fasilitas kesehatan (faskes) untuk mendeteksi penyakit degeneratif dan menular. Langkah promotif dan preventif ini diharapkan mampu menekan biaya kesehatan yang berpotensi membengkak jika hanya mengandalkan upaya kuratif atau pengobatan.

Dengan adanya program skrining gratis ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan meningkat dan kualitas hidup masyarakat Indonesia dapat terus terjaga.