
JAKARTA - Artificial Intelligence (AI) mulai dimanfaatkan dalam kegiatan kursus bahasa mandarin khususnya yang dilakukan secara online. Hal ini seperti yang dijalankan oleh ChineseRd, sebuah perusahaan teknologi edukasi yang berbasis di Shenzhen, Tiongkok. Dengan pemanfaatan AI ini, masyarakat Indonesia akan lebih mudah dalam belajar Bahasa Mandarin.
Dalam hal pemanfaatan Artificial Intelligence, perusahaan yang telah beroperasi di Indonesia serta beberapa negara lain seperti Vietnam, Thailand, Rusia, serta wilayah Hong Kong dan Makau di Chinaini dalam kurun waktu 6 tahun terakhir telah mengeluarkan jutaan dollar untuk investasi.
Guo Xinlin, Chairman & Founder ChineseRd mengatakan, “Sistem data besar AI kami dapat membantu siswa menguji keakuratan pengucapan bahasa Mandarin mereka. Teknologi AI kami juga dapat membantu murid melakukan koreksi terhadap karangan yang ditulis dan menyediakan skenario latihan percapakan dan pekerjaan rumah setelah kelas, sehingga guru dapat menggunakan berbagai metode pembelajaran online ini untuk mengidentifikasi masalah siswa dengan lebih efisien dan melakukan perbaikan yang ditargetkan.
Guo Xinlin menambahkan, “Dengan memanfaatkan AI, kami dapat menurunkan biaya belajar bahasa mandarin namun meningkatkan efisiensi pembelajaran siswa, supaya menarik generasi muda dari seluruh dunia untuk belajar bahasa Mandarin. Untuk itu, kedepan kami akan terus melakukan investasi untuk teknologi khususnya AI ini, sehingga memudahkan para peserta kursus online yang berasal dari berbagai negara di dunia”.
“Pada saat yang sama, kami sedang mengembangkanfungsi dialog bahasa mandarin berdasarkan skenario otomatis dengan teknologi AI, yang memberikan platform pelatihan berbicara imersif untuk membantu siswa memecahkan masalah berbicara bahasa Mandarin dan secara efektif meningkatkan keterampilan percakapan siswa”, ungkap Guo Xinlin.
Kursus Bahasa Mandarin yang dilakukan secara online sendiri memiliki beberapa keunggulan khususnya dari sisi efisiensi cost. Dengan dilakukannya kursus secara online tentunya dapat dilakukan dengan jarak jauh antara guru dengan siswa. Selain itu, kursus Bahasa mandarin yang dengan cara online ini akan lebih flexible, baik dari sisi waktu maupun lokasi. Siswa dapat belajar dalam beberapa bagian sesuai dengan kecepatan dan pengaturan mereka sendiri, tanpa batasan geografis.