
Solo - Maliq & D'essentials menjadi penampil pamungkas dalam upacara penutupan ajang Pekan Paralimpiade Nasional (PEPARNAS) XVII 2024 di Stadion Manahan Solo malam ini.
Dengan mengusung tema ‘Spektakuler’, semua atlet yang hadir benar-benar dimanjakan atraksi dari tari ‘Bedo Nanging Digdoyo’ yang dibikin koreografer asal Solo Eko Supriyanto, penyanyi Niken Salindry, hingga lagu ikonik ‘Sampai Jumpa’ dari Endank Soekamti.
Bahkan saat lagu-lagu Jawa berirama koplo dari Jono-Joni, mulai dari atlet, ofisial, relawan, 9.000 penonton, dan tamu VIP terlihat berjoget bersama, seakan gembira usai Peparnas ini.
Meski Presiden Joko Widodo sedang pulang kampung ke Solo bertemu Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, namun Peparnas ditutup resmi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo. Hadir juga Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesudibyo, Wamen PDT Paiman Raharja, hingga Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana.
Dalam sambutannya, Dito menilai, Peparnas 2024 termasuk sukses digelar, karena seratus lebih rekornas terpecahkan.
“Terima untuk perjuangannya teman-teman guna meraih prestasi. Bagi yang belum meraih medali, kalian tetap juara,” ujar Dito yang disambut tepuk tangan hadirin.
Dito mengucapkan selamat kepada kontingen Provinsi Jawa Tengah yang meraih juara umum, disusul Jawa Barat, dan DKI Jakarta.
Sementara, Ketua Umum National Paralympic Committe (NPC) Indonesia Senny Marbun mengaku, gairah olahraga bagi kaum difabel tidak lepas dari peran Presiden Joko Widodo.
“Semoga pemerintahan yang baru, bisa meneruskan pembinaan atlet disabilitas, seperti yang dilakukan Pak Jokowi,” kata Senny.
Selanjutnya, gelaran Peparnas XVII Tahun 2028 diadakan di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. (SET)