Jateng di Ambang Juara Umum PEPARNAS XVII, Unggul 35 Medali Emas dari Jabar

MUS • Saturday, 12 Oct 2024 - 07:34 WIB

Solo - Jawa Tengah masih bertengger di urutan teratas dalam perolehan medali di Pekan Paralimpiade Nasional (PEPARNAS) XVII Solo 2024 hingga Jumat (11/10/2024) malam. Menyandang status tuan rumah, Jateng di ambang juara umum event kali ini, dan seluruh nomor perlombaan akan berakhir hari ini. 

Dari data yang masuk sampai dengan pukul 21.00 WIB semalam, Jateng meraih 126 medali emas, 97 perak, dan 93 perunggu. 

Jawa Barat menguntit di posisi kedua dengan perolehan 91 emas, 87 perak, dan 102 perunggu. Artinya ada gap hingga 35 medali emas, yang membuat Jateng sulit terkejar lagi posisinya.

Di hari terakhir, kemungkinan besar Jateng menambah pundi-pundi medali emasnya. Di beberapa cabang olahraga, Jabar tak bisa dominan meraih medali. Salah satunya dari Cabor para tenis meja.

Jawa Tengah sukses meraih 43 medali, dengan rincian 15 emas, 12 perak dan 16 perunggu. Sementara Jabar memperoleh 11 emas, 9 perak dan 14 perunggu.

Pelatih para tenis meja Jawa Tengah, Suwarno, menyebut Jabar punya potensi meraih empat emas. Sementara Jateng punya kans besar menambah satu emas.

"Siapapun yang menjadi juara di Cabor para tenis meja itu masih ditentukan hingga pertandingan terakhir. Semoga ada keajaiban, hari ini sementara kita tambah tiga emas dan target diharapkan 16 emas bisa tercapai," jelas Suwarno.

Jabar juga tak bisa dominan pada Cabor para bulu tangkis yang masih memperebutkan banyak medali emas pada Sabtu (12/10/2024). Sementara ini Jabar memimpin dengan tiga emas, satu perak dan tiga perunggu. Jateng berpotensi menyalip meski kini baru meraih satu emas dan dua perunggu.

Persaingan Ketat DK Jakarta dan Sumut

Justru yang menarik adalah persaingan perebutan tempat ketiga. Daerah Khusus Jakarta dan Sumatera Utara sama-sama bersaing untuk merebut slot di bawah Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Saat ini, DK Jakarta ada di peringkat ketiga dengan koleksi 28 emas, 24 perak dan 24 perunggu. Sumatera Utara berpotensi menyusul karena sudah mengoleksi 25 emas, 21 perak dan 16 perunggu.

Salah satu cabor yang melambungkan Sumatera Utara adalah para taekwondo. Hingga Jumat (11/10/2024) pukul 21.00 WIB, Sumut meraih lima emas, dua perak dan dua perunggu.

Asisten Pelatih Para Takewondo Sumut, Bimbi Wijaya mengungkapkan bahwa prestasi yang dicapai timnya di PEPARNAS 2024 sudah sesuai target. Menariknya, seluruh atlet yang turun baik putra atau pun putri berhasil mendapatkan medali.

"Target kami lima emas dan atlet kami semuanya mendapatkan medali. Ya Alhamdulillah yang diprediksi berhasil dapat emas," ujarnya saat diwawancarai di Auditorium Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo.

Atlet Para Taekwondo Sumut, Muhammad Rizky mengungkapkan bahwa selama persiapan yang ia lakukan untuk mengikuti PEPARNAS XVII sudah sangat matang. Namun demikian, Rizky mengaku harus menyesuaikan diri dengan cedera engkel kaki kiri yang ia alami seminggu sebelum pertandingan.

"Saya sebelum berangkat ke sini cedera, seminggu sebelum berangkat itu cedera. Meski belum pulih total, saya percaya diri, pasti bisa dapat emas. Selanjutnya meraih prestasi di ASEAN Para Games Thailand 2025," beber atlet berusia 23 tahun.

Kompleks Manahan Hari Ini Ditutup

Sehari jelang Closing Ceremony di Stadion Manahan pada hari Minggu pukul 19.00 WIB, mulai hari jam 05.00 WIB, kawasan Manahan disterilkan. Menurut panitia Peparnas, langkah ini untuk persiapan atau gladi bersih upacara penutupan.

Belum diketahui pejabat yang memimpin closing ceremony, namun dipastikan Wakil Presiden Terpilih Gibran Rakabuming Raka akan hadir sebagai undangan.

Mantan Wali Kota Surakarta ini kemarin menyempatkan hadir di Edutorium UMS untuk melihat cabang para badminton. (SET)