Tim Thailand Didatangkan untuk Eksebisi Basket Kursi Roda Peparnas

MUS • Friday, 11 Oct 2024 - 12:25 WIB

Solo - Cabang olahraga dengan kategori beregu dalam Pekan Paralimpiade Nasional (PEPARNAS) XVII Tahun 2024, tidak semua provinsi mengirimkan timnya. Selain voli duduk yang diikuti 5 tim putra, cabor basket kursi roda pun hanya diikuti 4 tim, yakni Jawa Barat, DKI Jakarta,  Bali, dan Jawa Timur.

Karena cabor basket kursi roda memiliki aturan yang ketat, yakni setiap tim harus memiliki jenis keterbatasan fungsi kaki yang berbeda sebagai syarat untuk menjadi 1 tim.

Menurut Muhammad Rizal, atlet basket kursi roda asal Jawa Barat, untuk 1 tim harus maksimal 14 poin. Artinya, jika pemain yang memiliki keterbatasan fungsi kaki maksimal, misal karena folio, dia dapat poin saat saat memasukkan bola. 

"Untuk saya punya nilai 3, karena saya diamputasi di dua kaki." ujar atlet berusia 26 tahun ini.

Yang spesial, Peparnas kali ini mendatangkan Tim Thailand untuk bebagai ilmu soal petandingan tiga lawan tiga (3x3). Karena dalam ASEAN Paragames 2025 di Bangkok, nomor ini aan dipertandingkan, selain tentu saja nomor basket yang lazim, lima lawb lima pemain.

Sejak hari pertama Peparnas hingga Jumat ini, pertandingan hanya digelar dengan sistem 3x3. Empat Tim saling bertemu, dan juga ada sesi sparring partner dengan tim Thailand. 

"Untuk 5x5 infonya akan ada eksebisi melawan Thailand Sabtu besok," tambah Rizal yang berprofesi sebagai karyawan.

Untuk diketahui, cabor basket kursi roda digelar di GOR Sritex Sriwadari Solo. Tiap Hari, ratusan pecinta basket, terutama anak muda, hadir menikmati suguhan basket yang atraktif dan tentunya beda. (SET).