AHY Lulus Ujian Doktor, Ini Kesan Teman Sekelasnya

FAZ • Thursday, 10 Oct 2024 - 17:51 WIB

JAKARTA – Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), resmi menyandang gelar doktor di bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia dengan predikat cumlaude dari Universitas Airlangga (Unair). Sidang terbuka yang digelar pada 7 Oktober 2024, dipimpin oleh Rektor Unair, Prof Dr Mohammad Nasih SE MT Ak, dan dihadiri keluarga besar AHY, termasuk Presiden ke-6 RI, Prof Dr Susilo Bambang Yudhoyono.

Herzaky Mahendra Putra, Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, yang juga teman sekelas AHY di program doktor tersebut, berbagi kesan tentang sosok AHY selama masa perkuliahan. Herzaky mengungkapkan kekagumannya terhadap kedisiplinan AHY, meskipun memiliki banyak tanggung jawab sebagai menteri.

"Beliau hampir selalu hadir di kelas, kecuali saat perjalanan ke Amerika Serikat atau menjadi pembicara utama dalam acara penting nasional. Bahkan, sering kali beliau yang lebih dahulu hadir dan mengingatkan teman-teman lain," ujar Herzaky.

Herzaky juga menyoroti keaktifan AHY dalam diskusi kelas.

"Setiap kali ada materi baru, AHY hampir selalu menjadi yang pertama merespon. Diskusi pun selalu mengalir berkat kontribusi pemikiran kritisnya," lanjutnya.

Sementara itu, Sukron Makmun, dosen asal Madura, menambahkan bahwa meski AHY adalah figur nasional, ia tetap rendah hati dan akrab dengan teman-teman sekelas.

"Kami sempat kaget saat pertama mengenalnya. Ternyata, beliau sangat membumi dan bisa bercanda dengan kami seperti teman biasa," kata Sukron.

AHY juga dikenal sangat bertanggung jawab, bahkan ketika tidak dapat hadir di kelas karena mendampingi ayahnya, Pak SBY, dalam perjalanan dinas, AHY tetap mengirimkan materi presentasi.

"Itu menunjukkan komitmen luar biasa dari seorang AHY," tutur Sukron.

Disertasi AHY berjudul Kepemimpinan Transformasional dan Orkestrasi Sumber Daya Manusia Menuju Indonesia Emas 2045 menyoroti pentingnya kepemimpinan adaptif dalam menghadapi tantangan masa depan. Sidang terbuka dihadiri sejumlah akademisi terkemuka, termasuk promotor Prof. Badri Munir Sukoco, serta mantan Menteri Pendidikan RI, Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh, DEA, yang menyatakan bahwa kontribusi AHY layak mendapat apresiasi tinggi.

Herzaky menutup dengan kesan pribadi: "AHY adalah contoh pemimpin yang tidak hanya cerdas dan disiplin, tapi juga peduli terhadap sekelilingnya. Prestasinya ini menjadi inspirasi bagi kita semua."