Voli Duduk, Proliga Ala Peparnas

MUS • Thursday, 10 Oct 2024 - 06:17 WIB

Solo - Cahyana melambungkan bola tinggi dan melancarkan servis keras melewati net dan susah diantisipasi oleh pemain lawan. Itulah salah gambaran pertandingan cabang olahraga voli duduk antara juara bertahan Jawa Barat melawan Kalimantan Selatan dalam ajang Pekan Paralimpiade Nasional (PEPARNAS) XVII tahun 20224 di GOR Universitas Tunas Pembanganan, Plesungan, Karanganyar, Jawa Tengah.

Cahyana dengan postur yang tinggi menjadi bintangnya, karena smash, block, maupun serve-nya sangat susah diantisipasi lawan. Nomor punggung 17 ini juga tercatat sebagai pemain timnas voli duduk. Cabor voli duduk ini didesain untuk kaum disabilitas dengan tuna daksa bagian kaki.

Aturan petandingan sangat mirip dengan voli pada umumnya, namun perbedaan ada pada ukuran lapangan seluas 6x10 meter, tinggi net untuk putra 115 cm dan putri 105 cm, dan tentunya selama pertandingan, pemain harus dalam posisi duduk.

Artinya, jika pemain mengangkat pantat sedikit saja, akan dinyatakan foul oleh wasit. Di sinilah keuntungan pemain dengan postur atau tangan yang panjang.

Dalam ajang Peparnas kali ini, diikuti 5 provinsi untuk putra, yakni, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan. Namun, untuk putri tidak dipertandingkan karena hanya 3 provinsi yang mendaftar, sementara syarat cabor digelar harus diikuti minimal 4 tim.

Proses mencari pemain voli duduk memang tidak mudah. Menurut asisten pelatih Jawa Barat Dida Hardiana, salah satu cara untuk berburu atlet voli duduk adalah mengidentifikasi mantan pemain voli, meski tingkat lokal, yang mengalami kecelakaan.

"Dengan kondisi tuna daksa di bagian kaki, mereka lebih mudah kita poles untuk menyesuaikan aturan voli duduk ini," tambah Dida yang juga bekerja di Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Barat.

Hingga hari keempat ajang Peparnas 2024, sudah 6 laga, dimana dengan sistem setengah kompetisi, setiap bisa bemain 4 kali. Juara dan runner up akan masuk grandfinal yang digelar Sabtu, 12 Oktober 2024, pukul 14.30 WIB. Sebelumnya, peringkat 3 dan 4 akan berlaga memperebutkan medali perunggu.

Karena letak venues agak jauh dari Kota Solo, tidak ada salahnya voli mania untuk hadir menyemangati laga menarik ini, terutama di babak final. Jabar sebagai juara bertahan, baik saat Peparnas 2016 di Jabar maupun Peparna 2021 di Papua, tidak rela jika emas berpindah ke provinsi lain.

Benny, volimania asal Grobrogan, saat menonton laga antar Jabar versus Kalsel mengaku salut atas perjuangan atlet. "Nggak jauh beda kayak Proliga," ujarnya santai. (SET)