Literasi Finansial Kunci Pertumbuhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah yang Sehat dan Berkelanjutan

ANP • Tuesday, 8 Oct 2024 - 07:54 WIB

Jakarta - Literasi finansial merupakan kunci pertumbuhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang sekarang makin marak bertumbuh di Indonesia. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) berupaya untuk menjawab tantangan agar UMKM memiliki literasi finansial yang baik dengan menggelar rangkaian Workshop Business Mastery, UMKM Level Up Business Accelerator 2024 yang masih berlanjut hari ini (04/10/2024) di Jakarta Pusat.

Yuszak M Yahya, Financial Modelling Expert, salah satu Master Coach Professional membuka seminar dengan pernyataan, “Saya melihat gap yang ada di Indonesia itu adalah knowledge.” Kemudian peserta ditanya, apa fokus utama dalam membuka usaha. Peserta merupakan 25 UMKMbinaan dengan top omzet pada program UMKM Level Up Business Accelerator 2024. Ada Objective triangle yang terdiri dari, “Growth- Profit- Cash flow”. Tujuan bisnis itu bukan cuma mengejar profit saja, melainkan lebih memprioritaskan growth perusahaan. Percuma profit kalau tidak bisa berkembang jadi lebih memilih tidak profit tetapi usaha bisa tumbuh dan berkembang.

“Banyak usaha yang hanya fokus di omzet tapi gagal manage yang lain, akhirnya gak lanjut. Hati-hati, kita pengen tumbuh, tapi saat kita tumbuh ada risikonya, risikonya ini harus kita manage.” tambahnya.

Yuszak berpendapat bahwa, keberlanjutan adalah hal yang esensial dalam menjalankan usaha. Hal ini kemudian didukung dengan literasi finansial yang mumpuni. Literasi finansial merupakan modal utama pengusaha UMKM yang mengembangkan bisnisnya. Karena tidak tertutup kemungkinan terbukanya kesempatan berkolaborasi bersama investor. Literasi finansial penting ditingkatkan sehingga tercipta keseimbangan dan negosiasi yang adil bagi dua belah pihak yang bekerja sama. Materi literasi finansial yang dijelaskan juga meliputi prioritas utama dalam menjalankan usaha.

“Omzet atau revenue itu rumusnya mudah, price dikali quantity. Naikin harga atau quantity penjualan untuk menaikkan omzet. Pada saat bertumbuh kita harus fokus pada volume, Bikin customer beli lebih banyak dan lebih sering, Cari strategi bisnis yang bisa naikin bisnis dengan risiko yang paling rendah. Risiko yang paling rendah adalah consumption, upselling, close selling, tingkatkan jumlah customer, buka cabang, produk baru, dan harga jual dinaikin,” jelas Yuszak.

Yuszak juga menekankan bahwa, pelaku usaha harus memiliki mindset, omzet itu lebih penting daripada profit. Hal itu dikarenakan peningkatan omzet lebih susah didapatkan dibandingkan profit.

“Peningkatan omzet dibutuhkan beberapa faktor eksternal, seperti minat pembeli, harga pasar, dan sebagainya. Sedangkan untuk profit, lebih mudah dicapai karena berurusan dengan manajemen operasional internal.”

Sesi kedua workshop diisi dengan penjelasan tentang manajemen biaya. Yuszak menjelaskan ada tiga langkah yang perlu dilakukan dalam tiga frasa singkat, “Naik- Ubah- Pindah”. Manajemen biaya ini berguna untuk meningkatkan profit usaha. Materi lainnya adalah Cash Flow Hacking. Materi cash flow hacking berguna untuk meningkatkan kesehatan dan pertumbuhan usaha jangka panjang. Selain itu ada kegiatan brainstorming financial design’s print untuk strategic business plan antar sesama peserta workshop.

Peserta dipandu oleh coach dan diberikan waktu 90 menit. Diskusi ini memfasilitasi ide-ide yang dimiliki oleh peserta untuk dituangkan dan mencapai target yang ditentukan pada sesi tersebut, kemudian peserta akan diminta untuk mempresentasikan hasil brainstorming mereka setelah sesi diskusi usai. Rangkaian Workshop Business Mastery ini merupakan Program Akselerasi Bisnis UMKM mendampingi sebanyak 73 UMKM Produsen dari berbagai sektor, yaitu Makanan dan Minuman (33 UMKM), Fashion (22 UMKM), Kerajinan Tangan (16 UMKM), dan Kerajinan Kulit (2 UMKM). Diantara UMKM yang didampingi tersebut, terdapat 25 UMKM binaan dengan profil usaha yang jauh melebihi standar yang ditetapkan. Pengusaha UMKM binaan ini kemudian diundang untuk menerima coaching oleh tiga master coach professional selama 3 hari, 3-5 Oktober 2024 di Harris Vertu Harmoni, Jakarta Pusat.